19 Sep 2016 07:35

Mesjid Ini Sudah Berusia Hampir Seribu Tahun

Mesjid Ini Sudah Berusia Hampir Seribu Tahun

Kaganga.com, Muratara - Masjid Jihad yang diketahui warga setempat telah berdiri ratusan tahun lamanya di Kecamatan Rawas Ilir Kelurahan Beringin Teluk, Desa Beringin Makmur 1, Kabupaten Musi Rawas Utara memiliki cerita tersendiri.

Sungai rawas yang melintasi desa tepat dimana Mesjid Jihad berdiri di pinggir sungai itu, membuat masjid yang diketahui dibangun sejak tahun 1117 dan selesai pada tahun 1147 itu terlihat kokoh dengan bentuk tangga seperti tangga rumah pada zaman kesultanan di Palembang.

Cerita menarik tentang masjid ini pernah terjadi pada tahun 1982, saat adanya banjir besar melanda desa yang dikarenakan meluapnya air sungai Rawas. Mesjid ini beserta rumah penduduk yang sudah berbentuk panggung terndam banjir yang mencapai tinggi tiga meter.

Pada saat itu yang tepatnya pada hari Jumat, masyarakat yang hendak melaksanakan ibadah sholat jumat, sontak terkejut dan terheran lantaran air yang menggenangi masjid tersebut surut dengan sendirinya, sehingga warga sekitar desa dapat melaksanakan sholat jumat seperti biasanya.

Usai warga melaksanakan ibadah sholat Jumat, Mesjid Jihad itu kembali di genangi oleh banjir hingga kedalam mesjid.

Saiful (49)warga sekitar yang tinggal berdekatan dengan masjid menceritakan jika masjid tersebut telah berdiri sejak dahulu kala sebelum ia lahir.

"Saya belum lahir dan dari dahulu kala Masjid ini sudah ada, kalau dulu di bagian dekat tangga ada tulisan tahun berdirinya masjid ini, sebelum tangga itu di renovasi dilapisi dengan kramik, tulisannya tahun 1117,"ungkapnya.

Sementara itu,Ardi (45) warga sekitar juga mengatakan dahulu tulisan tahun berdirinya dan mulai pembangunan masjid ada ditangga.

" Tulisan di tangga dulu saya lihat sebelum di renovasi tahun 1117 hingga1147, dan cerita keanehan itupun memang ada tahun 1982 pada saat desa ini di landa banjir,"pungkasnya.

Penulis : B Kurniadi
Editor : Riki Okta Putra

Tag : Mesjid Jihad Muratara Ribuan Tahun

Komentar