28 Des 2015 19:55

Rileks Di Bawah Rindangnya Pinus Punti Kayu

Rileks Di Bawah Rindangnya Pinus Punti Kayu

 

Kaganga.com, Palembang - Berlibur dengan keluarga alangkah enaknya sambil piknik, apalagi dengan suasana pepohonan teduh yang menyajikan pemandangan yang indah. Tak perlu jauh-jauh ke hutan untuk bisa berkunjung ke tempat serupa, di Kota Palembang sudah tersedia Taman Wisata Alam (TWA) Punti Kayu.

Hutan ditengah Kota, demikian julukkannya. TWA Punti Kayu merupakan satu-satunya lokasi wisata hutan di Kota Palembang. Hutan yang memiliki luas 12 hektar ini merupakan paru-paru kota yang di dalamnya tumbuh tanaman yang didominasi oleh tanaman jenis pinus yang menjulang tinggi. 

Pohon-pohon yang menjulang tinggi ini ditanam sejak tahun 1930, dan mutlak menjadikan kawasan tersebut teduh dan rindang. Kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Punti Kayu memiliki berbagai jenis flora dan fauna. Jenis flora yang mendominasi yaitu pinus dan meranti. Jenis fauna yang berada di TWA Punti Kayu antara lain kera ekor panjang, beruk, bajing tanah, ular phiton, biawak, burung raja udang, burung murai, burung kutilang, burung but-but, burung cici, burung sesap madu, burung perkutut, burung prenjak, burung pipit.

Di TWA Punti Kayu terdapat berbagai atraksi wisata antara lain naik gajah, taman satwa, flying fox, trekking, dan wahana air.

Untuk dapat ke tempat rekreasi ini jika dari pusat kota di Masjid Agung Palembang rute yang di lalui itu lurus ke jalan Jend Sudirman sampai ke KM 7, dan jika naik angkutan umum, dari Masjid Agung kalian bisa naik angkutan umum jurusan KM5 setelah itu turun dan naik lagi angkutan umum jurusan talang betutu, tapi sebelumnya minta sama supir angkutan umum itu stop didepan Punti Kayu. Harga Angutan Umum sekali naik Rp. 4000,-. Ada alternatif angkutan umum yaitu Trans Musi seharga Rp 5.500,-, naik dari halte Masjid Agung dan berhenti di halte Punti Kayu. Punti Kayu buka dari jam 9 pagi hingga 4 sore.

Salah satu pekerja Punti Kayu, Hariada mengatakan harga tiket masuk Punti Kayu beragam, yaitu perorang di biayai Rp 15.000,00. Untuk mobil Rp 10,000,00 dan motor Rp 7.500,00.

"Saat liburan seperti sekarang ini memang pengunjung lebih banyak dan ramai membawa sanak keluarga," katanya saat di bincangi Kaganga.com.

Dulunya Punti Kayu ini pada tahun 1938 adalah hutan lindung, dan pada tahun 1986 berubah menjadi Hutan Wisata dengan ditambah beberapa sarana wisata didalamnya diantara lain pos informasi dan pos keamanan, tempat berteduh, kebun binatang, sarana olahraga, ruang serbaguna, kolam renang dan lain-lain.

Punti Kayu memiliki empat wilayah, yang terdiri dari Wilayah Hutan Lindung, Wilayah Taman Rekreasi, Wilayah Danau dan Rawa dan Wilayah Perkemahan.

Fasilitas lain yang terdapat di Taman Punti Kayu ternyata lebih seru, ada fasilitas outbond juga beserta flying foxnya, kalian bisa menikmati fasilitas ini hanya dengan Rp.15.000 - Rp.25.000. Lalu ada taman bermain untuk anak-anak dan membayar tiket masuk Rp.5000.

Di luar areal tempat bermain anak-anak dan dideket tempat outbond juga disediakan pondok-pondok untuk bersantai dan istirahat, ada juga warung yang menjual makanan dan minuman ringan. Tidak jauh dari areal tempat bermain anak, ada kebun binatang yang tiket masuknya Rp.5000 saja, didalam areal kebun binatang banyak beragam binatang yang disangkar, seperti buaya, orang utan, owa, beruang madu, elang dan 25 jenis satwa liar lainnya. Kita juga bisa berkeliling dengan menaiki kuda/ gajah yang tersedia dengan track yang telah diten tukan hanya dengan membayar Rp. 5.000,- sampai Rp. 15.000,-. Ada lagi wahana yang seru, jembatan gantung dan bebek-bebekkan, Dua wahana ini terletak dalam 1 areal. Harga tiket masuk hanya Rp.10.000, bisa foto-foto di jembatan gantung.

Jika kalian berwisata ke Punti Kayu bersama keluarga, jangan khawatir untuk membawa bekal makanan dari rumah. Sebab di area Punti Kayu banyak disediakan pondok-pondok untuk berkumpul dan piknik bersama keluarga.

Penulis : Fadhila Rahma
Editor : Riki Okta Putra

Tag : Pinus Punti Kayu

Komentar