9 Jul 2015 19:50

Tidak Ada Bukti fisik Arkeologis Parameswara di Bukit Siguntang

Tidak Ada Bukti fisik Arkeologis Parameswara di Bukit Siguntang

 

ATENSI KHUSUS
Bukti Kerajaan Sriwijaya Terancam Hilang di Bukit Siguntang #2

Kaganga.com, Palembang - Menanggapi akan di bangunnya Parameswara Heritage di Bukit Siguntang, Peneliti dari  Balai Arkeologi Palembang, Retno Purwanti mengatakan bahwa sangat sulit mencari bukti Kerajaan Parameswara berada di Bukit Siguntang. Meski benar Raja-raja melayu merupakan keturunan Kerajaan Parameswara yang konon kerajaannya berada di Bukit Siguntang, tetap saja yang ditemukan disana kebanyakan berkaitan dengan Kerajaan Sriwijaya. 

"Saya tidak setuju kalau di sana mau di buat Parameswara Heritage, itu menyimpang," Ujarnya, Kamis (09/07/2015).

Lebih lanjut, dari 11 situs purbakala peninggalan kerajaan Sriwjaya yang ada di Sumsel, Cuma di Bukit Siguntang lah yang berpotensi dapat ditemukan peninggalan Bangunan Kerajaan Sriwijaya.

"Cuma ini satu-satunya. Dan disini pula ada satu kanal yangg menghubungkan ke Taman Purbakla Kerajaan Sriwjaya (TPKS). TPKS itu dipercaya sebagai pusat Pemerintahan, dan di Bukit Siguntang sebagai tempat peribadatan," jelasnya.

Di Bukit Siguntang telah ditemukan peninggalan berupa bangunan, artefak, dan arca. Kini tinggal melakukan penggalian saja (ekskavasi). dan sekali lagi tidak ditemukan peninggalan kerajaan Parameswara, bukti fisik arkeologisnya tidak ada.

"Meski terbatas dana, perlahan kami terus melakukan penelitian, antara lain dengan mengajak serta siswa dan mahasiswa dalam Sekolah Lapangang Arkeologi," ujarnya.

Ditegaskan pula oleh, Farida, Ketua Masyarakat Sejarahwan Indonesia Cabang Sumsel, ada 11 situs purbakala peninggalan Kerajaan Sriwjaya di Palembang, dan yang tersisa berpotensi dapat membuktikan bahwa keberadaan Pusat Kerajaan Sriwijaya itu di Palembang hanyalah situs di TPKS dan Bukit Sigutang. Penelitian Geo Radar sangat diperlukan untuk melihat yang ada tertimbun dibawah tanah, selama ini hanya terlihat di luar saja.

"Saya berharap betul, tindakan ini di kerjakan sebaik-baiknyanya," jelasnya.

Tidak hanya Malaysia saja yang melekatkan diri dengan Bukit Siguntang, Singapura, Aceh, Jambi, juga ada keterikatan secara sejarah maupun keturunan dari Bukit Siguntang ini. Ini harusnya menjadi momen untuk Sumsel sebagai yang paling berhak atas Bukit Siguntang untuk lebih memperhatikan lagi Bukit Siguntang.

"Ini menyadarkan kita, ternyata memang kita sangat kurang perhatian terhadap Bukit Siguntang, sehingga banyak yang mau mengambil kesempatan untuk bisa mengelola peninggalan sejarah," ujarnya.

Editor : Riki Okta Putra

Tag : Bukit Siguntang Sriwijaya Parameswara Malaysia Palembang

Komentar