20 Jul 2025 19:35

Sumsel Diperkuat 5 Helikopter, Antisipasi Karhutla Makin Siaga

Sumsel Diperkuat 5 Helikopter, Antisipasi Karhutla Makin Siaga

Kaganga.com Palembang – Kesiapsiagaan Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) memasuki tahap penting. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memberikan dukungan armada udara berupa lima unit helikopter untuk mempercepat penanganan karhutla yang kerap terjadi di musim kemarau.

Bantuan ini dikirim secara bertahap sepanjang Juli 2025 dan akan difungsikan untuk dua kebutuhan utama, yaitu patroli udara dan pemadaman melalui water bombing. Hingga awal pekan ini, dua dari lima unit helikopter telah tiba di Palembang dan langsung disiagakan di Pangkalan Udara TNI AU Sri Mulyono Herlambang (Lanud SMH).

“Kami sudah menerima dua helikopter. Satu unit untuk patroli dan satu lagi untuk water bombing. Keduanya telah melalui proses verifikasi, termasuk uji coba bucket oleh BNPB,” ungkap Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumsel, Sudirman, Senin (21/7/2025).

Ia menjelaskan, dari total lima helikopter tersebut, dua unit akan digunakan untuk patroli memantau potensi kebakaran dari udara, sementara tiga unit lainnya siap diturunkan untuk pemadaman apabila titik api terdeteksi.

“Begitu ada laporan karhutla, helikopter water bombing akan segera diterjunkan. Upaya ini diharapkan bisa meminimalisir luas lahan yang terbakar,” jelasnya.

Menurut Sudirman, jumlah armada udara yang diperbantukan ke Sumsel bisa saja bertambah, tergantung eskalasi karhutla yang terjadi sepanjang musim kemarau tahun ini. Pihaknya bahkan sudah menyiapkan skenario usulan penambahan helikopter jika situasi memburuk.

“Kami terus memantau perkembangan di lapangan. Jika ternyata tingkat kejadian karhutla tahun ini lebih tinggi dari 2024, tentu kami akan segera mengajukan tambahan bantuan ke pusat,” tambahnya.

Saat ini, 10 pemerintah daerah di Sumsel termasuk pemerintah provinsi telah menetapkan status siaga karhutla. Daerah-daerah tersebut antara lain Musi Rawas, Ogan Ilir, Ogan Komering Ilir (OKI), Banyuasin, Musi Banyuasin (Muba), PALI, Lahat, Prabumulih, dan Muara Enim.

Sudirman berharap, dengan kesiapan armada dan koordinasi yang lebih intensif, karhutla tahun ini dapat dikendalikan meski Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah memprediksi bahwa musim kemarau 2025 akan lebih panjang dan kering dibanding tahun sebelumnya.

Penulis : Reza Mardiansyah
Editor : Elly

Tag : Pemprov Sumsel Karhutla sumsel

Komentar