Kaganga.com PALEMBANG — Upaya Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dalam memperkuat layanan pendidikan dasar yang berkualitas sekaligus memastikan pemenuhan gizi peserta didik kembali membuahkan hasil. Komitmen tersebut diganjar dua penghargaan nasional yang menegaskan keseriusan daerah dalam membangun sumber daya manusia sejak usia sekolah.
Dua penghargaan itu diterima melalui Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan dalam kegiatan Refleksi dan Evaluasi Kinerja Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2025 serta Proyeksi Program Prioritas Tahun 2026, yang diselenggarakan BPMP Sumatera Selatan sekitar satu bulan lalu.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan, Mondyaboni, S.E., S.Kom., M.Si., M.Pd., menyampaikan bahwa capaian tersebut menjadi bukti nyata kinerja pemerintah daerah dalam memenuhi hak dasar masyarakat di bidang pendidikan. Salah satu penghargaan yang diraih yakni Indeks Capaian Pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Urusan Pendidikan dengan kategori Tuntas Muda.
Menurutnya, penghargaan SPM tersebut mencerminkan keberhasilan pemerintah daerah dalam memenuhi berbagai indikator layanan pendidikan dasar, mulai dari pemerataan akses pendidikan, peningkatan mutu pembelajaran, hingga penguatan tata kelola satuan pendidikan di seluruh wilayah Sumatera Selatan.
Selain itu, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan juga dianugerahi penghargaan sebagai Pemerintah Daerah Akselerator Responsif Implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program ini dinilai berjalan efektif dan adaptif di daerah, sejalan dengan kebijakan nasional yang menempatkan pemenuhan gizi anak sebagai fondasi peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Mondyaboni menjelaskan, implementasi Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya berdampak pada pemenuhan kebutuhan nutrisi peserta didik, tetapi juga berkontribusi langsung terhadap peningkatan konsentrasi belajar serta upaya pencegahan stunting di usia sekolah. “Pendidikan yang berkualitas harus ditopang oleh kesehatan dan gizi yang baik,” ujarnya.
Ia menambahkan, perolehan dua penghargaan tersebut diraih melalui forum strategis yang menjadi ruang refleksi dan evaluasi menyeluruh terhadap capaian kinerja pendidikan sepanjang tahun 2025. Forum ini sekaligus memetakan berbagai tantangan pendidikan serta merumuskan arah kebijakan dan program prioritas pendidikan untuk tahun 2026.
Kehadiran aktif Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan dalam kegiatan tersebut menegaskan peran pemerintah daerah dalam mengawal dan menerjemahkan kebijakan nasional pendidikan agar dapat diimplementasikan secara efektif hingga ke tingkat satuan pendidikan, termasuk sekolah-sekolah di wilayah terpencil.
Mondyaboni juga menekankan bahwa capaian ini tidak terlepas dari sinergi lintas sektor antara pemerintah daerah, satuan pendidikan, tenaga pendidik, serta berbagai pemangku kepentingan. “Penghargaan ini merupakan hasil kerja keras kolektif seluruh insan pendidikan di Sumatera Selatan,” katanya.
Meski demikian, ia mengakui tantangan ke depan masih cukup besar. Tahun 2026 diproyeksikan menjadi fase krusial dalam percepatan transformasi pendidikan, khususnya dalam peningkatan kualitas pembelajaran, pemerataan layanan pendidikan, serta keberlanjutan program strategis yang berdampak langsung pada peserta didik.
“Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan berkomitmen untuk terus mengakselerasi kebijakan dan program prioritas pendidikan demi mewujudkan generasi emas Sumatera Selatan yang unggul, sehat, dan memiliki daya saing di tingkat nasional maupun global,” pungkasnya.
Penulis : Reza Mardiansyah
Editor : Elly