20 Nov 2025 17:35

Cekcok Sepele Berujung Kekerasan, Tukang Tambal Ban di Palembang Ditikam Rekan Sesama Usaha

Cekcok Sepele Berujung Kekerasan, Tukang Tambal Ban di Palembang Ditikam Rekan Sesama Usaha

Kaganga.com PALEMBANG – Perselisihan kecil antara dua pelaku usaha yang bekerja berdekatan di kawasan Jakabaring, Palembang, berakhir dengan aksi penikaman. Seorang tukang tambal ban mengalami luka serius setelah ditikam oleh penjual kulit jok motor pada Kamis (20/11/2025).

Korban bernama Firmansyah (38), warga Jalan Remifa, Kelurahan Ogan Baru, Kecamatan Kertapati, harus dilarikan ke Rumah Sakit Bari Palembang akibat luka robek di tangan kiri dan luka sayatan di bagian kepala. Kondisinya kini masih menjalani perawatan medis.

Insiden berdarah itu terjadi di Jalan Opi Raya, tepatnya di depan Perumahan Cendana OPI, sekitar pukul 11.00 WIB. Saat itu, korban tengah berada di lokasi usahanya sebelum pelaku datang dan melakukan penyerangan.

Pelaku berinisial RZ, yang sehari-hari berjualan kulit jok motor tak jauh dari tempat korban bekerja, langsung kabur usai menusuk korban menggunakan senjata tajam jenis cutter. Polisi kini telah melakukan pengejaran terhadap pelaku.

Menurut Firmansyah, kejadian ini berawal dari ketidaksenangan pelaku lantaran korban tidak lagi bersedia meminjamkan sepeda motornya. Pelaku disebut kerap meminjam motor korban hingga membuat korban merasa keberatan.

“Saya tidak punya masalah besar sama dia, mungkin karena saya tidak meminjamkan motor lagi ke dia, makanya dia dendam,” ujar Firmansyah.

Beberapa waktu sebelum kejadian, hubungan keduanya memang renggang. Mereka sudah tidak saling tegur. Korban mengatakan, sebelum diserang, ia dan pelaku sempat beradu pandang yang kemudian memancing pelaku untuk mendekat dan memulai pertengkaran.

“Dia langsung marah-marah dan tanpa banyak bicara langsung menikam saya pakai cutter,” jelasnya. Korban menyebut pelaku lebih dulu mengincar bagian kepala, namun ia menangkis sehingga sajam mengenai tangan kirinya.

Di sisi lain, Pawas Polsek SU I Palembang, Iptu Irwan S, membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia memastikan korban telah menerima penanganan medis atas luka yang dialami.

“Motif sementara diduga karena sakit hati hingga dendam. Korban dan pelaku memang sama-sama membuka usaha di lokasi tersebut,” ungkapnya.

Polisi telah melakukan olah TKP, memeriksa saksi di lapangan, dan terus mencari keberadaan pelaku yang melarikan diri setelah kejadian.

Penulis : Reza Mardiansyah
Editor : Elly

Tag : Hukrim Penikaman

Komentar