Kaganga.com SMUARA ENIM – Upaya pencarian intensif yang dilakukan Tim SAR gabungan akhirnya membuahkan hasil. Setelah dua hari menyisir Sungai Musi, jasad Junaidi (30), warga Pulokerto, Palembang, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Selasa (11/11/2025) sekitar pukul 19.00 WIB.
Korban ditemukan mengapung di tengah sungai, berjarak sekitar satu kilometer dari lokasi awal kejadian di Desa Tanjung Baru, Kecamatan Muara Belida, Kabupaten Muara Enim. Penemuan itu sekaligus mengakhiri pencarian yang dilakukan sejak Senin sore.
Kepala Kantor SAR Palembang, Raymond Konstantin, membenarkan bahwa korban telah ditemukan oleh tim di lapangan. “Benar, korban atas nama Junaidi sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Saat ini jenazah telah dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Bari untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya, Rabu (12/11/2025).
Menurut Raymond, proses pencarian melibatkan berbagai unsur mulai dari Basarnas, BPBD, aparat kepolisian, TNI, serta masyarakat sekitar. “Dengan ditemukannya korban, operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup. Seluruh personel yang terlibat kami kembalikan ke satuan masing-masing. Terima kasih atas kerja sama semua pihak,” tambahnya.
Sebelumnya, Junaidi dilaporkan tenggelam pada Senin (10/11/2025) sekitar pukul 15.00 WIB. Saat itu, korban bersama dua rekannya datang ke Desa Tanjung Baru dengan tujuan menjual sepeda motor. Namun, situasi berubah ketika suara bising dari knalpot motor mereka memancing reaksi warga setempat.
Keributan pun tak terelakkan. Warga yang merasa terganggu menegur, hingga akhirnya terjadi perkelahian antara korban bersama dua temannya dengan sekelompok warga. Karena kalah jumlah, Junaidi dan dua rekannya memilih melarikan diri dengan melompat ke Sungai Musi untuk menghindari amukan warga.
Dua rekannya berhasil menepi dan selamat, namun nasib malang menimpa Junaidi. Arus sungai yang deras menyeret tubuhnya hingga tak terlihat lagi. Upaya pencarian pun segera dilakukan setelah laporan diterima oleh pihak berwenang.
Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya kehati-hatian dalam menghadapi situasi konflik di lingkungan masyarakat. Meski berawal dari masalah sepele, insiden tersebut berujung pada kehilangan nyawa seseorang dan duka mendalam bagi keluarga korban.
Penulis : Reza Mardiansyah
Editor : Elly
Tag : Hukrim SAR Palembang Tenggelam