Kaganga.com PALEMBANG — Setelah hampir sepekan pelarian yang membuat aparat kepolisian bekerja ekstra, buronan kasus perampokan disertai pembunuhan terhadap bos toko kerupuk di Palembang akhirnya berhasil ditangkap. Penangkapan ini menjadi titik terang atas kasus yang sempat membuat warga ketakutan setelah korban ditemukan tewas dan istrinya terluka.
Pelaku bernama Dian Satria (34), warga Lorong Muawanah RT 21 RW 8 Palembang, dibekuk tim gabungan Ditreskrimum Polda Sumsel dan Satreskrim Polrestabes Palembang pada Rabu (3/12/2025) di sebuah lokasi persembunyian di Kota Bandung. Penangkapan dilakukan setelah polisi mengumpulkan berbagai bukti dan petunjuk selama proses penyelidikan intensif.
Informasi awal dihimpun dari keterangan warga, rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian, serta analisa pergerakan pelaku yang diketahui melarikan diri keluar kota setelah aksi brutalnya pada Selasa (25/11) sekitar pukul 19.00 WIB. Setelah mengerucut ke arah Bandung, tim langsung bergerak dan menangkap pelaku tanpa perlawanan.
Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Harryo Sugihhartono, membenarkan keberhasilan penangkapan tersebut. Menurutnya, pelaku saat ini sedang dalam perjalanan menuju Palembang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh penyidik. “Iya mas, pelaku sudah kita amankan,” tegasnya saat dikonfirmasi malam tadi.
Setibanya di Palembang, Dian akan diperiksa intensif untuk menggali motif, kronologi detail, serta dugaan keterlibatan pihak lain dalam aksi kejahatan yang menewaskan Darma Kusuma (54). Saat ini, pelaku ditempatkan sementara di Ruang Tahanan Sat Tahti Polrestabes Palembang.
Dalam aksinya, pelaku membawa kabur uang senilai Rp3 juta dan sebuah handphone milik korban. Sementara satu unit handphone korban ditemukan polisi di sebuah kafe tak jauh dari lokasi pelarian. Barang-barang tersebut kini menjadi bagian dari alat bukti yang disita penyidik.
Sebelumnya, korban Darma Kusuma ditemukan tewas di area garasi rumahnya, sementara istrinya, Yeni Suwandi, mengalami luka sayat di bagian tubuh dan ditemukan tergeletak di lantai satu rumah. Peristiwa tragis ini terjadi saat pasangan tersebut berada di dalam rumah dan diduga diserang secara tiba-tiba.
Pihak kepolisian menegaskan bahwa perkembangan lebih lengkap mengenai motif dan pengakuan pelaku akan disampaikan setelah proses pemeriksaan tuntas. Kasus ini menjadi perhatian publik mengingat kekejaman pelaku dan dampaknya terhadap rasa aman warga setempat.
Penulis : Reza Mardiansyah
Editor : Elly
Tag : Hukrim Pembunuhan bos kerup