18 Okt 2015 19:35

Lahan Mudah Terbakar, Masyarakat Perlu Ikut Mengawasi

Lahan Mudah Terbakar, Masyarakat Perlu Ikut Mengawasi

 

Kaganga.com, Palembang - Saking keringnya, lahan semak belukar di tengah kotapun bisa terbakar, bahkan nyaris melalap Halte Trans Musi, Minggu (18/10/2015). Kekeringan yang melanda Kota Palembang, lebih kurang telah beberapa bulan berlangsung, membuat sebagian lahan yang ditumbuhi oleh tanaman menjadi kering hingga mudah terpicu kebakaran.

Seperti yang terjadi pada lahan kosong di kawasan Jalan Bay Pas. Lahan yang di tumbuhi rerumputan dan pohon ini terbakar pada Sabtu sekitar pukul 11.00 wib, dan  lalu pada Minggu (18/10/2015) sekitar pukul 13.30 WIB, lahan yang juga di tumbuhi rerumputan dan semak di kawasan Jalan Kol H burlian KM 8, yang tepatnya di belakang Halte Trans Musi juga terbakar dan nyaris membakar halte, serta asap pun mengganggu pengendara yang melintas.

 

Belum diketahui secara jelas kebakaran tersebut apakah akibat puntung rokok yang dibuang sembarangan atau ada orang yang melakukan pembakaran di lahan tersebut.

Menurut, Sri Sulastri Kriminolog Universitas Muhammadiyah Palembang, terkait hal itu, saat ini perlu dilakukan pengawasan yang ketat guna mengantisipasi adanya kebakaran lahan yang ada di kawasan kota.

" Pengawasan perlu di tingkatkan namun Masyarakat harus turut serta melakukan pewasan guan antisipasi kebakaran lahan juga, jangan masyarakat hanya tergantung pada pihak aparat kemanan." Katanya ketika di hubungi, Minggu (18/10/2015).

Sejauh ini juga, dirinya mengatakan masalah kabut asap bukan lagi masalah yang biasa tetapi sudah pada perrmasalahan besar.

" Jadi masalah kabut asap, maupun pembakaran lahan ini masalahnya sudah kompleks, untuk itu perlunya perketat pengawanan," ungkapnya

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Djarot Padakova, jika saat ini pihaknya masih melakukan penyidikan terhadap sebelas korporasi yang bertanggung jawab atas kebakaran lahan dan hutan di Sumsel.

" Ada sebelas korporasi yang masih tahap penyidikan, dan satunya di lakukan penyidikan di jakarta, sedangkan 10 nya disini," katanya ketika di bincangi di Mapolda Sumsel.

Selain itu juga dirinya menyampaikan jika dari pihak perorangan saat ini juga telah ada tersangka, yang telah di limpahkan.

" Ada dua dari perorangan yang telah kita limpahkan, dan saat ini juga pihak Kita masih menyelidiki enam korporasi." Ungkapnya

Serta pihaknya juga kan terus melakukan pengwaan guna antisipasi adanya pembakaran lahan.

" Kita akan tersua melakukan pengawasan di wilayah polres polres baik kabupaten amupun kota." Pungkasnya

Penulis : B Kurniadi
Editor : Riki Okta Putra

Tag : Kering Lahan Terbakar

Komentar