Kaganga.com PALEMBANG — Kesalahpahaman kecil di depan Gor Dempo, Jakabaring Sport City (JSC) Palembang, berakhir dengan insiden pengeroyokan terhadap seorang remaja bernama M Sultan Fahriza (19). Akibat peristiwa itu, Fahriza mengalami luka lebam di sekujur tubuh dan akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Polrestabes Palembang.
Peristiwa yang terjadi pada Senin (15/9/2025) sekitar pukul 18.30 WIB ini bermula ketika Fahriza bersama teman-temannya sedang mengantre untuk masuk menyaksikan pertandingan DBL 2025. Saat itu, seorang temannya memanggil temannya yang lain bernama Nico.
Teriakan nama tersebut rupanya didengar oleh kelompok lain yang kebetulan juga memiliki anggota bernama Nico. Merasa dipanggil, kelompok yang berjumlah sekitar tujuh orang itu lantas menanggapi dengan emosi.
Situasi makin memanas ketika salah seorang dari kelompok tersebut mendorong teman Fahriza. Melihat keributan mulai muncul, Fahriza berinisiatif melerai agar suasana tetap kondusif. Namun, justru dirinya yang menjadi sasaran amukan.
“Begitu saya mencoba melerai, malah saya yang dipukul, diinjak, dan ditendang sampai jatuh,” ungkap Fahriza saat membuat laporan di Polrestabes Palembang, Rabu (24/9/2025).
Korban mengaku menderita sejumlah luka memar akibat pengeroyokan itu. Ia pun berharap agar para pelaku segera ditangkap dan diproses hukum. “Saya hanya ingin pelaku bertanggung jawab atas perbuatannya,” tegasnya.
Sementara itu, KA SPK Polrestabes Palembang Ipda Erwinsyah membenarkan adanya laporan tersebut. Pihaknya telah menerima aduan dari korban dan akan segera menindaklanjuti kasus ini melalui Unit Pidana Umum Satreskrim.
“Laporan sudah masuk, dan akan segera dilakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengidentifikasi para pelaku,” ujar Ipda Erwinsyah.
Penulis : Reza Mardiansyah
Editor : Elly
Tag : Hukrim Pengeroyokan