Kaganga.com PALEMBANG — Aksi pencurian yang menyasar fasilitas pendidikan kembali terjadi di Kota Palembang. Kali ini, Sekolah Dasar Negeri (SDN) 196 Palembang kembali menjadi sasaran maling. Ironisnya, peristiwa tersebut bukan yang pertama kali, melainkan sudah terjadi sebanyak tiga kali dengan lokasi dan modus yang hampir serupa.
Peristiwa pencurian terbaru ini terjadi pada Sabtu hingga Minggu, 10–11 Januari 2026, di lingkungan SDN 196 yang berlokasi di Jalan Ki Kemas Rindo, Lorong Sepupu, Kelurahan Ogan Baru, Kecamatan Kertapati, Palembang. Akibat kejadian tersebut, pihak sekolah mengalami kerugian yang ditaksir mencapai Rp20 juta.
Tak terima sekolahnya kembali dibobol maling, perwakilan guru SDN 196, Refa Nia Wahyuni (38), mendatangi Polrestabes Palembang untuk melaporkan kejadian pencurian dengan pemberatan tersebut, Senin (12/1/2026) siang.
Kepada petugas piket pengaduan, Refa yang merupakan warga Jalan Salmah, Kecamatan Ilir Timur II Palembang, menuturkan bahwa kejadian itu pertama kali diketahui saat ia datang ke sekolah dan melihat kondisi ruangan yang sudah berantakan.
“Awalnya kami datang ke sekolah dan melihat kondisi di dalam sudah tidak seperti biasanya. Barang-barang berserakan dan tampak berantakan,” ungkap Refa kepada petugas.
Setelah dilakukan pengecekan, pihak sekolah mendapati terali jendela dalam kondisi rusak akibat dicongkel pelaku. Dari hasil pemeriksaan lebih lanjut, diketahui sejumlah barang inventaris sekolah telah raib digondol maling.
Barang-barang yang hilang di antaranya 55 set seragam Pramuka, satu set meja besi guru, dua set kursi guru, perlengkapan olahraga seperti bola kaki dan bola futsal, shuttlecock, alat tulis kantor, alat kebersihan, alat musik hadroh, serta sekitar 150 lembar seng bekas.
Refa menegaskan bahwa pencurian tersebut bukan kali pertama terjadi di SDN 196. Ia menyebutkan, kejadian serupa sudah tiga kali dilaporkan ke pihak kepolisian, baik ke Polsek Kertapati maupun Polrestabes Palembang, namun hingga kini pelaku belum berhasil ditangkap.
“Kami berharap dengan laporan ini, pelaku bisa segera ditangkap. Karena kejadian ini sangat merugikan sekolah dan mengganggu kegiatan belajar mengajar,” harapnya.
Sementara itu, KA SPKT Polrestabes Palembang, Iptu Sugriwa melalui petugas Pamapta Ipda Ammar membenarkan adanya laporan tersebut. Ia memastikan laporan korban telah diterima dan akan segera ditindaklanjuti oleh Satreskrim Polrestabes Palembang.
“Benar, laporan sudah kami terima dan akan segera dilakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku,” ujarnya.
Di tempat terpisah, Kapolsek Kertapati Palembang AKP Angga Kurniawan juga membenarkan adanya laporan pencurian di SDN 196. Ia menyatakan bahwa saat ini kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan oleh petugas Satreskrim Polsek Kertapati.
“Laporan sudah kami terima dan saat ini pelaku masih dalam penyelidikan,” kata Angga singkat.
Penulis : Reza Mardiansyah
Editor : Elly
Tag : SDN 196 Dibobol Mali Hukrim