Kaganga.com Palembang, 15 April 2025 – Harapan untuk mendapatkan penghasilan tambahan justru berubah menjadi mimpi buruk bagi Aprillia Ulfa (31), seorang ibu rumah tangga yang sehari-hari berjualan gorengan keliling. Warga Lorong Langgar Shotto, Kecamatan Bukit Kecil, Palembang ini harus menelan pil pahit setelah menjadi korban penipuan berkedok "event like" di media sosial.
Masih dalam kondisi trauma, Ulfa mendatangi Polrestabes Palembang pada Selasa (15/4/2025) untuk melaporkan kejadian tersebut. Ia mengaku mengalami kerugian hingga mencapai Rp 18,8 juta. Dengan suara terbata-bata, ia menceritakan bagaimana ia terjebak dalam skema penipuan yang tampak meyakinkan di awal.
"Trauma nian aku, Pak. Aku sudah jadi korban penipuan, habis galo duet," ucap Ulfa sambil menahan tangis. Ia mengungkapkan bahwa kejadian bermula saat ia ditelepon oleh seseorang yang menawarkan pekerjaan mudah dari rumah dengan bayaran langsung.
Penawaran itu terdengar menggiurkan. Tugasnya hanya memberikan like pada akun-akun tertentu di media sosial. Sebagai imbalan, ia sempat menerima bayaran harian sebesar Rp 10 ribu hingga Rp 25 ribu, yang membuatnya percaya bahwa pekerjaan ini benar-benar menjanjikan.
Namun, harapan itu tak bertahan lama. Setelah dua hari, pelaku mulai meminta Ulfa untuk mentransfer sejumlah uang dengan dalih agar ia bisa "naik level" dan mendapatkan bayaran yang lebih besar. Tanpa curiga, Ulfa mengikuti instruksi hingga total uang yang ia kirim mencapai Rp 18,8 juta.
“Saya baru sadar ini penipuan setelah nomor pelaku tidak bisa dihubungi lagi. Uang itu bukan hanya milik saya, tapi juga ada uang kakak perempuan saya yang ikut terpakai,” ujarnya penuh penyesalan. Ia berharap pelaku segera ditangkap dan uangnya bisa kembali.
Menanggapi laporan tersebut, KA SPK Polrestabes Palembang, Ipda Kosasih membenarkan bahwa pihaknya telah menerima aduan dari korban. “Laporan sudah kami terima dan akan segera kami tindaklanjuti,” tegasnya. Kini, polisi tengah menyelidiki identitas pelaku yang masih dalam status lidik (penyelidikan).
Penulis : Reza Mardiansyah
Editor : Elly