1 Ags 2025 18:45

Bocah Sakit Parah Dievakuasi Lewat Jalur Air, Ambulans Apung Polairud Diterjunkan dari Upang ke Pale

Bocah Sakit Parah Dievakuasi Lewat Jalur Air, Ambulans Apung Polairud Diterjunkan dari Upang ke Pale

Kaganga.com PALEMBANG – Kesigapan personel Direktorat Polisi Air dan Udara (Polairud) Polda Sumsel kembali diuji saat mengevakuasi seorang bocah perempuan berusia delapan tahun dari Desa Upang yang menderita demam tinggi selama berhari-hari. Proses evakuasi dilakukan menggunakan ambulans apung untuk membawa pasien ke Rumah Sakit Bunda Jakabaring Palembang.

Bocah bernama Aura Sintia itu diketahui mengalami demam tinggi lebih dari 39 derajat Celsius selama empat hari berturut-turut. Selain demam, ia juga mengeluhkan pusing dan muntah-muntah yang tak kunjung reda meski sudah sempat mendapat pertolongan pertama dari bidan desa.

Melihat kondisi Aura yang semakin lemah, Bidan Desa Upang, Wijianti, memutuskan untuk menghubungi personel Polairud di Pos Pangkalan Sandar Upang agar segera mengevakuasi sang anak ke fasilitas kesehatan yang lebih memadai di Palembang.

"Begitu menerima kabar dari Bu Wijianti, kami langsung bergerak. Pasien harus segera dirujuk ke rumah sakit karena khawatir terjadi komplikasi,” jelas Komandan Kapal V-1027 Upang, Aipda Ardianto, Jumat (1/8/2025).

Namun, dalam perjalanan menuju Palembang, ambulans apung mengalami kendala teknis di sekitar Pulau Kemaro. Salah satu komponen mesin, yakni seher, mengalami kerusakan cukup parah sehingga perjalanan harus dihentikan sementara.

“Kami segera berkoordinasi dan meminta bantuan ke Kapten Kapal Pol V-4001 Elang Bondol. Tak lama kemudian, speedboat pengganti dikirim untuk melanjutkan evakuasi pasien ke Palembang,” jelas Ardianto.

Beruntung, proses pemindahan berjalan cepat dan Aura akhirnya bisa dibawa ke rumah sakit untuk mendapat penanganan medis lanjutan. Sementara itu, ambulans apung milik Polairud Polda Sumsel saat ini tengah dalam proses perbaikan.

Warga Desa Upang, Zaenal, menyampaikan apresiasinya terhadap layanan ambulans apung tersebut. “Alhamdulillah, dalam kondisi mendesak seperti ini, ambulans apung sangat membantu. Mereka siaga kapan saja, bahkan tengah malam sekalipun, dan semua layanan diberikan secara gratis dan penuh keramahan,” katanya.

Penulis : Reza Mardiansyah
Editor : Elly

Tag : Pemprov Sumsel Bocah sakit parah

Komentar