Kaganga.com PALEMBANG — Suasana di Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Palembang mendadak menjadi pusat perhatian pada Kamis (4/12/2025) pagi ketika seorang terdakwa tiba bukan dengan mobil tahanan, tetapi menggunakan ambulans lengkap dengan ranjang medis serta tabung oksigen. Terdakwa tersebut adalah H. Alim, pria yang tengah menghadapi kasus dugaan pemalsuan dokumen surat tanah terkait proyek Jalan Tol Betung–Tempino Jambi.
Kehadiran ambulans yang mengangkut H. Alim menarik perhatian karena dikawal ketat aparat kejaksaan dan kepolisian. Sejak pagi, area sekitar pengadilan tampak dijaga lebih ketat dari biasanya untuk mengantisipasi membludaknya massa pendukung yang ingin menyaksikan persidangan perdana itu.
Ratusan warga terlihat berkumpul di halaman PN Palembang. Mereka datang untuk memberikan dukungan moral kepada terdakwa yang selama ini dikenal sebagai tokoh masyarakat sekaligus pengusaha besar di Sumatera Selatan. Doa bersama sempat digelar sebelum persidangan dimulai.
Dalam agenda sidang perdana tersebut, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Muba membacakan dakwaan atas kasus dugaan pemalsuan dokumen tanah seluas 34 hektare. Lahan tersebut tercatat merupakan bagian dari proyek strategis pembangunan Jalan Tol Betung–Tempino, yang kini tengah berjalan.
Kondisi kesehatan H. Alim menjadi perhatian utama. Ia tampak lemah dan terus terhubung dengan tabung oksigen selama proses persidangan. Kehadirannya di ruang sidang juga didampingi beberapa tenaga medis dari RS Siti Fatimah yang memastikan kondisinya tetap stabil.
Pihak medis tampak telah menyiapkan berbagai perlengkapan darurat, termasuk perangkat monitoring kesehatan, untuk mengantisipasi jika kondisi terdakwa memburuk di tengah persidangan. Keberadaan tim medis ini membuat suasana ruang sidang menjadi semakin padat.
Selain keluarga dan tim kuasa hukum, ruang sidang juga dipenuhi para pendukung yang ingin menunjukkan solidaritas kepada H. Alim. Banyak di antara mereka merupakan tokoh masyarakat, jemaah majelis taklim, serta warga setempat yang mengenal baik sosok terdakwa.
Persidangan dijadwalkan berlanjut dengan agenda pemeriksaan saksi pada sidang berikutnya. Hingga proses persidangan usai, aparat keamanan tetap disiagakan untuk menjaga ketertiban mengingat besarnya animo masyarakat terhadap kasus yang menyeret salah satu pengusaha ternama tersebut.
Penulis : Reza Mardiansyah
Editor : Elly