Kaganga.com PALEMBANG – Momentum peringatan Hari Ibu ke-97 Tahun 2025 dimanfaatkan DPC Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kota Palembang untuk memperkuat peran perempuan dalam menjaga ketahanan ekonomi keluarga. Melalui kegiatan pemberdayaan dan edukasi, IWAPI berupaya mendorong para ibu, khususnya yang menjadi tulang punggung keluarga, agar semakin berdaya secara finansial.
Acara yang digelar di Hotel The 101 Palembang, Jalan Rajawali, Kelurahan 9 Ilir, Kecamatan Ilir Timur III ini menghadirkan sosialisasi bertema “Perempuan Berdaya, Perempuan Berkarya, Menuju Indonesia Emas 2045”. Kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada penyuluhan, tetapi juga pemberian bantuan modal usaha kepada 10 perempuan yang membutuhkan dukungan ekonomi.
Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan ini adalah Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Palembang, dengan moderator Dr. Conie Pania Puteri, SH. Acara juga dihadiri Ketua DPD IWAPI Sumsel Ir Romiana Hidayayati, Ketua DPC IWAPI Kota Palembang Ir Hj Putri Kesuma, serta sejumlah pengurus IWAPI dan organisasi wanita lainnya.
Ketua DPD IWAPI Sumsel, Ir Romiana Hidayayati menegaskan pentingnya peran perempuan dalam memperkuat ekonomi rumah tangga. Menurutnya, pertemuan semacam ini menjadi ruang belajar bagi para ibu untuk memahami strategi bertahan di tengah tekanan ekonomi.
“Peran perempuan dalam meningkatkan ketahanan ekonomi keluarga sangatlah besar. Melalui kegiatan ini, kita belajar bersama bagaimana ibu-ibu bisa mempertahankan perekonomian keluarga melalui berbagai cara,” ujar Romiana, didampingi Ketua DPC IWAPI Palembang, Ir Hj Putri Kesuma dan pengurus lainnya.
Sementara itu, Ketua DPC IWAPI Palembang, Rima, mengatakan bahwa kegiatan ini tidak hanya sebatas edukasi, tetapi juga tindakan konkret berupa pemberian bantuan kepada perempuan yang menjadi tulang punggung keluarga. Bantuan tersebut diberikan kepada para single parent yang selama ini berjuang sendiri memenuhi kebutuhan hidup.
“Kami memberikan modal usaha dan paket sembako sebagai bentuk dukungan agar mereka bisa memulai atau mengembangkan usaha kecil. Meski tidak besar, kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban mereka,” ujarnya.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Palembang, Ir Dewi Isnaini, dalam keterangannya menilai pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan organisasi perempuan. Menurutnya, edukasi seperti ini menjadi modal penting bagi perempuan untuk memahami cara mempertahankan kondisi ekonomi keluarga.
“Kunci ketahanan keluarga ada pada ibu. Bagaimana mereka mengatur, bertahan, dan mengambil langkah-langkah untuk menjaga ekonomi rumah tangga. Dengan bergabung di organisasi seperti IWAPI, para ibu bisa belajar bersama dan meningkatkan kapasitasnya,” tutur Dewi.
Ia berharap kegiatan serupa dapat dilakukan secara berkelanjutan, sehingga semakin banyak perempuan yang memiliki akses terhadap edukasi dan dukungan ekonomi. Menurutnya, kemandirian perempuan akan menjadi salah satu fondasi menuju Indonesia Emas 2045.
Penulis : Reza Mardiansyah
Editor : Elly