28 Sep 2015 18:45

Karena Asian Games, Sumsel Ketiban Duit 3 Kali Lipat APBD

Karena Asian Games, Sumsel Ketiban Duit 3 Kali Lipat APBD

 

Kaganga.com, Palembang - Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mendapat kucuran dana dari pemerintah pusat sebesar Rp20 triliun sebagai buah dari hasil penunjukan Palembang menjadi kota penyelenggara Asian Games 2018 mendatang. Kucuran dana tiga kali lipat dari APBD Sumsel itu akan dipergunakan untuk membangun berbagai infrastruktur dan faslitas pendukung demi menyukseskan ajang olahraga bangsa-bangsa Asia.

Gubernur Sumsel H Alex Noerdin mengungkapkan dana tersebut akan digelontorkan dalam kurun waktu dua tahun. Untuk itu, pihaknya akan mempersiapkan berrbagai infrastruktur di Palembang mulai dari fasilitas venue olahraga, sumber energi ,transportasi dan sebagainya.

" Tentunya kita harus patut senang, tujuan utama digelarnya Asian Games sebenarnya tak lain untuk membangun infrastruktur di Sumsel agar yang jauh lebih baik,"kata Alex.

Karena itu, Alex mengajak seluruh pihak mendukung agar pembangunan infrastruktur di Palembang berjalan lancar. Selain itu keberadaan infrastruktur juga demi memenuhi persyaratan agar kota Palembang layak menyelenggarakan Asian Games,
"Palembang bersolek menjadi kota metropolitan dan berskala internasional,"tukasnya.

Lebih lanjut pihaknya akan menyelenggarakan pembangunan beberapa megaproyek secara bersamaan. Seperti Jembatan Musi IV dan VI, Light Rail Transit (LRT) atau kereta api ringan cepat, Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi Sumsel, jalan-jalan tol, 10 PLTU baru, water treatment plant, flyover, underpass, serta perluasan Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang.

“Dua jembatan yang melintasi Sungai Musi saja sudahmemakan dana lebih dari Rp1,2 triliun. Untuk LRT dibutuhkan Rp7,2 triliun. Belum jalan-jalan tol, PLTU yang sangat besar dananya serta perluasan bandara. Dana pembangunan yang mengalir ke Sumsel sangat besar dan itu digelontorkan hanya dalam waktu dua tahun,” jelas Alex.

Ada atau tidak adanya Asian Games, kata Alex, pembangunan-pembangunan infrastruktur tersebut akan sangat bermanfaat bagi masyarakat Sumsel khususnya Palembang.

Selain itu, dengan diresmikannya logo Asian Games 2018, nama Palembang tercatut dalam logo burung cendrawasih tersebut, berdampingan dengan Jakarta.

“Di situ (logo-red) tertulis, Jakarta-Palembang. Bayangkan saja sejak ditetapkan pada pekan lalu, tulisan Palembang mendapatkan promosi gratis ke seluruh dunia. Ini keuntungan yang sangat besar untuk kita,” ungkapnya lagi.

Kini pihaknya tidak akan mempedulikan apa-apa saja yang dilakukan provinsi lain, dan akan fokus mempersiapkan Palembang menjadi tuan rumah yang baik. Sementara ini, Palembang baru mendapatkan 11 cabang olahraga. Namun pada akhirnya nanti, pemerintah akan menetapkan daerah dengan kesiapan yang lebih baik untuk menjadi penyelenggara.

“Kalau Sumsel mampu dan sangat siap menyelenggarakan cabor-cabor di luar yang 11 sudah ditetapkan tersebut, pada akhirnya kita akan menyelenggarakannya juga. Jadi yang harus kami lakukan untuk fokus mempersiapan menjadi pelaksana cabang olahraga apapun yang nanti diamanahkan kepada kita,” urainya.

Dengan adanya Asian Games pun, pihaknya akan mendidik dan melatih sumber daya manusia untuk memeliki kapasitas dan mampu melaksanakan even olahraga terbesar se-Asia ini.

Ribuan pelaksana, Panitia, dan relawan Asian Games akan dibentuk menjadi professional, kompeten, rajin, disiplin, hebat, serta terlatih. Setelah penyelengaraan Asian Games, SDM-SDM tersebut akan melanjutkan pembangunan di Sumsel di berbagai bidang yang telah diamanahkan kepada mereka.

“Dari seluruh pembangunan memang ada yang berasal dari APBD, namun jumlahnya tidak seberapa dibandingkan dana bantuan dari pemerintah pusat dan pihak lainnya. Setelah penyelenggaraan Asian Games selesai dan sukses, akan dihitung berapa keluar APBD, dan seberapa besar keuntungan jangka panjang yang kita dapatkan,” pungkasnya.

Penulis : Riki Okta Putra
Editor : Riki Okta Putra

Tag : Asian Games 2018 APBD

Komentar