15 Ags 2025 19:15

Kasus Karhutla Sumsel Meningkat, Ogan Ilir dan Muba Masuk Zona Merah

Kasus Karhutla Sumsel Meningkat, Ogan Ilir dan Muba Masuk Zona Merah

Kaganga.com Palembang – Angka kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera Selatan (Sumsel) terus menunjukkan tren kenaikan memasuki pertengahan Agustus 2025. Terbaru, dua kabupaten, Ogan Ilir dan Musi Banyuasin (Muba), ditetapkan sebagai wilayah zona merah setelah mencatat lebih dari 30 kejadian sejak awal tahun.

Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumsel, Sudirman, menjelaskan bahwa sebelumnya hanya Ogan Ilir yang berada di zona merah dengan jumlah 73 kejadian. Namun, peningkatan aktivitas pembakaran lahan membuat Muba kini ikut masuk kategori yang sama setelah mencatat 31 kejadian karhutla.

“Zona merah saat ini mencakup Ogan Ilir dan Musi Banyuasin karena keduanya memiliki lebih dari 30 kejadian karhutla,” kata Sudirman, Jumat (15/8/2025).

Selain dua daerah tersebut, tiga wilayah lain masuk dalam kategori zona oranye, yaitu Banyuasin dengan 21 kejadian, Muara Enim 24 kejadian, dan Ogan Komering Ilir (OKI) sebanyak 20 kejadian. Zona oranye sendiri ditetapkan untuk daerah yang memiliki 16 hingga 30 kasus karhutla.

Sementara itu, sembilan daerah lain berada di zona kuning karena jumlah kejadian di bawah 15. PALI mencatat 15 kejadian, Musi Rawas lima kejadian, sedangkan OKU Timur, Palembang, Empat Lawang, dan Prabumulih masing-masing dua kejadian. Lahat, Lubuklinggau, dan Muratara hanya mencatat satu kasus.

Hingga 12 Agustus 2025, total sudah ada 14 kabupaten dan kota di Sumsel yang terdampak karhutla. Tiga daerah, yakni OKU Selatan, Pagar Alam, dan OKU, masih berada di zona hijau karena belum ada laporan kebakaran.

Berdasarkan data BPBD Sumsel, sejak 1 Januari hingga 12 Agustus 2025, tercatat 200 kejadian karhutla dengan luas lahan terdampak mencapai ratusan hektare. Di Ogan Ilir saja, kebakaran sudah melahap sekitar 148,6 hektare lahan.

“Pemerintah daerah bersama tim gabungan terus melakukan pencegahan dan penanganan dini. Upaya ini penting terutama menjelang puncak musim kemarau, agar potensi meluasnya karhutla dapat ditekan,” tegas Sudirman.

Penulis : Reza Mardiansyah
Editor : Elly

Tag : Headline Pemprov Sumsel Karhutla Sumsel

Komentar