Kaganga.com PALEMBANG — Guru-guru di Kota Palembang menunjukkan kepedulian nyata terhadap bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara. Melalui Kelompok Kerja Guru (KKG) Kota Palembang, mereka menggalang donasi untuk meringankan beban warga terdampak.
Bencana yang terjadi beberapa waktu lalu tidak hanya merenggut nyawa, tetapi juga menghancurkan rumah, sekolah, dan infrastruktur vital. Ribuan warga kehilangan tempat tinggal dan mata pencaharian, sehingga bantuan dari berbagai pihak sangat dibutuhkan.
Ketua KKG Kota Palembang, Sri Hartini, M.Pd., mengatakan hingga 15 Desember 2025, donasi yang berhasil dikumpulkan dari guru dan masyarakat peduli mencapai Rp 24.681.000.
“Alhamdulillah, dana yang terkumpul ini menjadi bukti nyata kepedulian para guru terhadap saudara-saudara kita yang terdampak bencana,” ujar Sri Hartini.
Penyaluran bantuan tahap pertama difokuskan ke wilayah Sumatera Barat. Dana tersebut disalurkan melalui Balai Guru dan Tenaga Kependidikan Provinsi Sumatera Selatan (BGTK Sumsel) agar sampai langsung ke tangan warga terdampak.
Sri Hartini menambahkan, penggalangan donasi masih dibuka untuk tahap berikutnya. Bantuan tahap kedua akan disalurkan ke Aceh, sementara tahap ketiga menyasar Sumatera Utara. Donasi dapat disalurkan melalui rekening Bank Sumsel Babel nomor 15009019578 atas nama KKG Kelas Kota Palembang.
Menurut Sri, bantuan yang diberikan berupa uang tunai agar bisa dibelanjakan langsung di lokasi bencana. Hal ini dilakukan supaya bantuan lebih tepat sasaran, terutama untuk kebutuhan pokok seperti sembako.
Wakil Ketua KKG Kota Palembang, Maya Novitasari, S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa kegiatan ini tidak sekadar aksi kemanusiaan, tetapi juga menjadi pendidikan karakter bagi para guru. Keterlibatan guru dalam kegiatan sosial diharapkan menumbuhkan nilai empati, gotong royong, dan solidaritas sosial yang dapat diteladankan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
“Sebagai pendidik, kami ingin memberi teladan bahwa kepedulian dan kebersamaan harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, bukan hanya di sekolah,” pungkas Maya.
Penulis : Reza Mardiansyah
Editor : Elly