3 Feb 2026 17:15

Krisis Parkir di Kawasan RSMH Palembang: Parkir Liar dan Lonjakan Kendaraan Jadi Biang Kemacetan

Krisis Parkir di Kawasan RSMH Palembang: Parkir Liar dan Lonjakan Kendaraan Jadi Biang Kemacetan

Kaganga.com PALEMBANG — Aktivitas pelayanan kesehatan di sekitar Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr. Mohammad Hoesin Palembang kian terhambat oleh persoalan lalu lintas. Setiap hari, kawasan vital tersebut berubah menjadi titik kemacetan akibat lonjakan kendaraan yang tidak sebanding dengan kapasitas jalan dan lahan parkir yang tersedia.

Kemacetan paling terasa di ruas jalan samping dan depan rumah sakit, terutama pada jam-jam sibuk. Kendaraan yang berhenti sembarangan di badan jalan mempersempit ruang gerak lalu lintas, memicu antrean panjang yang kerap meluas hingga ke persimpangan sekitar.

Salah satu pemicu utama kondisi ini adalah maraknya parkir liar. Banyak kendaraan pengunjung maupun pengantar pasien memanfaatkan badan jalan sebagai tempat parkir, meskipun hal tersebut melanggar aturan dan mengganggu kelancaran arus kendaraan lainnya.

Situasi semakin kompleks karena lokasi RSMH berada di kawasan padat aktivitas. Di sekeliling rumah sakit terdapat sejumlah institusi strategis, seperti Sekolah Al-Azhar yang ramai aktivitas antar-jemput siswa, Kantor Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan, serta Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya yang memiliki mobilitas tinggi setiap harinya.

Berdasarkan pantauan di lapangan, kepadatan lalu lintas terjadi dalam tiga gelombang utama. Pada pagi hari sekitar pukul 06.45 hingga 08.00 WIB, kemacetan dipicu oleh arus masuk karyawan rumah sakit dan aktivitas sekolah. Kondisi serupa kembali terjadi pada siang hari, sekitar pukul 10.00 hingga 14.30 WIB, bertepatan dengan jam kunjungan pasien dan penjemputan siswa TK hingga SD.

Puncak kemacetan kembali terjadi pada sore hari, sekitar pukul 16.00 hingga 17.00 WIB, saat jam pulang kantor dan sekolah berlangsung bersamaan. Pada waktu ini, kendaraan kerap tersendat bahkan nyaris berhenti total di beberapa titik.

Humas RSMH Palembang, Suhaimi, mengungkapkan bahwa pihak rumah sakit sebenarnya telah menyediakan 1.252 lot parkir untuk pengunjung serta sekitar 600 lot parkir bagi karyawan. Namun, kapasitas tersebut belum mampu mengimbangi tingginya jumlah kendaraan yang datang setiap hari.

“Kami mengimbau pasien dan keluarga untuk sebisa mungkin menggunakan transportasi umum atau taksi daring agar tidak menambah kepadatan kendaraan pribadi di kawasan rumah sakit,” ujar Suhaimi, Selasa (3/2/2026).

Sebagai langkah antisipasi jangka pendek, RSMH telah menyiapkan zona drop-off gratis di dalam area rumah sakit guna mencegah penumpukan kendaraan di pintu masuk. Selain itu, tim keamanan dan petugas parkir juga disiagakan untuk membantu pengaturan lalu lintas di sekitar area rawan macet.

Untuk solusi jangka panjang, pihak RSMH merencanakan pembangunan gedung parkir bertingkat yang dijadwalkan mulai dikerjakan pada tahun 2027. Fasilitas tersebut diharapkan dapat meningkatkan kapasitas parkir secara signifikan dan mengakhiri praktik parkir kendaraan di badan jalan.

Manajemen rumah sakit menegaskan bahwa penanganan kemacetan ini membutuhkan dukungan semua pihak, termasuk instansi sekitar dan masyarakat pengguna jalan, agar pelayanan kesehatan di salah satu rumah sakit rujukan utama di Sumatera Selatan tersebut tidak terganggu oleh persoalan lalu lintas.

Penulis : Reza Mardiansyah
Editor : Elly

Tag : RSUP Dr. Mohammad Hu Pemprov Sumsel

Komentar