7 Jul 2025 17:45

Ogan Ilir Sumbang Kasus Terbanyak, Karhutla di Sumsel Capai 24 Kejadian hingga Awal Juli 2025

Ogan Ilir Sumbang Kasus Terbanyak, Karhutla di Sumsel Capai 24 Kejadian hingga Awal Juli 2025

Kaganga.com Palembang – Tren kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menghantui wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) di pertengahan 2025. Hingga awal Juli, tercatat 24 kejadian karhutla dengan luas lahan terbakar mencapai 43,08 hektare, berdasarkan data resmi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumsel.

Data itu diungkapkan oleh Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumsel, Sudirman, pada Senin (7/7/2025). Ia menyebutkan bahwa dari seluruh kejadian yang tercatat, Kabupaten Ogan Ilir menjadi daerah paling terdampak, menyumbang lebih dari separuh total kasus.

“Dari 24 kejadian, sebanyak 18 kasus terjadi di Ogan Ilir, terutama di wilayah Kecamatan Indralaya Utara, Pemulutan, dan Pemulutan Barat,” ujar Sudirman. Ia merinci bahwa Indralaya Utara mencatat 10 kejadian, Pemulutan tiga, Pemulutan Barat dua, serta masing-masing satu kejadian di Muara Kuang, Rambang Kuang, dan Indralaya.

Selain Ogan Ilir, beberapa daerah lain juga mencatat kejadian karhutla, antara lain Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) sebanyak dua kejadian di Kecamatan Abab dan Penukal Utara. Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) juga mencatat dua kasus di Kecamatan Sungai Keruh dan Bayung Lencir.

Sementara itu, Kota Prabumulih mencatat satu kejadian karhutla di Kecamatan Cambai, dan Kabupaten Lahat mencatat satu kejadian di Kecamatan Kikim Timur.

Ironisnya, meski mencatat jumlah karhutla terbanyak, Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir hingga kini belum menetapkan status siaga darurat karhutla. Menurut Sudirman, draft penetapan sudah berada di meja Bupati, namun belum ditandatangani.

“Kami terus mendorong Pemkab Ogan Ilir agar segera menetapkan status siaga darurat asap. Mengingat wilayah ini menjadi episentrum kejadian karhutla tahun ini,” tegasnya.

Sudirman menambahkan, hingga saat ini sudah tujuh daerah di Sumsel yang menetapkan status siaga karhutla, yaitu Kabupaten Lahat, Muba, Banyuasin, Ogan Komering Ilir (OKI), PALI, Muara Enim, dan Kota Prabumulih. Secara provinsi, status siaga karhutla 2025 juga telah diberlakukan.

Pihaknya juga mendorong agar beberapa wilayah rawan lainnya segera menyusul menetapkan status siaga, seperti Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), OKU Timur, OKU Selatan, Musi Rawas, Musi Rawas Utara, dan tentu saja Ogan Ilir yang masih menjadi perhatian utama.

Penulis : Reza Mardiansyah
Editor : Elly

Tag : Pemprov Sumsel Karhutla Sumsel

Komentar