22 Jan 2026 17:00

Pengendara Harus Tahu, Tol Palembang–Betung Seksi 3 Berlakukan Sistem Buka-Tutup

Pengendara Harus Tahu, Tol Palembang–Betung Seksi 3 Berlakukan Sistem Buka-Tutup

Kaganga.com BANYUASIN — Pengguna Jalan Lintas Timur Sumatra Palembang–Betung diminta meningkatkan kewaspadaan. Pasalnya, PT Hutama Karya (Persero) akan memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa sistem buka-tutup jalur pada ruas KM 69–71, baik dari arah Palembang menuju Jambi maupun sebaliknya.

Penerapan buka-tutup jalur tersebut akan berlangsung pada malam hari, yakni tanggal 30–31 Januari 2026, 1–2 Februari 2026, serta 11–14 Februari 2026. Rekayasa lalu lintas dimulai pukul 22.00 hingga 05.00 WIB.

Skema yang diterapkan adalah penutupan jalur selama 60 menit, kemudian dibuka kembali selama 60 menit secara bergantian hingga waktu yang telah dijadwalkan. Pengaturan ini dilakukan untuk mendukung kelancaran pekerjaan konstruksi di lokasi.

Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Mardiansyah, menjelaskan bahwa rekayasa lalu lintas tersebut dilakukan seiring dengan pekerjaan pembangunan overpass di STA 111+250 Tol Palembang–Betung Seksi 3 Mainroad.

Menurutnya, langkah buka-tutup jalur merupakan bagian dari mitigasi risiko guna memastikan keselamatan pengguna jalan selama proses pembangunan berlangsung, sekaligus menjaga agar aktivitas konstruksi dapat berjalan optimal.

“Untuk memastikan lalu lintas tetap aman dan terkendali, kami berkoordinasi dengan Ditlantas Polda Sumsel, Satlantas Polres Banyuasin, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumsel Kementerian PUPR, serta Dinas Perhubungan Kabupaten Banyuasin,” ujar Mardiansyah, Kamis (22/1/2026).

Selain pengaturan waktu buka-tutup, Hutama Karya juga menyiapkan akses jalan darurat yang dapat digunakan ambulans maupun mobil pemadam kebakaran apabila terjadi kondisi darurat di sekitar lokasi pekerjaan.

Jalur terdampak akan dilengkapi dengan rambu-rambu lalu lintas, marka jalan, penerangan, serta perangkat keselamatan lainnya. Petugas pengatur lalu lintas juga akan disiagakan di titik-titik rawan untuk membantu kelancaran arus kendaraan.

Hutama Karya bersama instansi terkait turut melakukan sosialisasi melalui berbagai kanal informasi agar masyarakat mengetahui adanya pengaturan lalu lintas tersebut dan dapat menyesuaikan waktu perjalanan.

“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan dan mengimbau pengguna jalan untuk mengurangi kecepatan, menjaga jarak aman, serta mematuhi rambu dan arahan petugas di lapangan demi keselelamatan bersama,” tutup Mardiansyah.

Tol Palembang–Betung Seksi 3 Mainroad sendiri merupakan bagian dari Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) ruas Kayu Agung–Palembang–Betung yang nantinya terhubung langsung dengan Tol Betung–Tempino–Jambi dan Tol Palembang–Indralaya.

Keberadaan tol ini diharapkan mampu mengurai kemacetan di kawasan Palembang–Banyuasin serta memangkas waktu tempuh Palembang–Betung dari sekitar dua jam menjadi 45 menit, sekaligus memperlancar distribusi logistik di Sumatera Selatan.

Penulis : Reza Mardiansyah
Editor : Elly

Tag : PT. Hutama Karya Pemprov Sumsel

Komentar