26 Ags 2025 17:50

Penyaluran Beras SPHP di Sumsel Baru 5 Ribu Ton, Bulog Optimistis Capai Target 44 Ribu Ton

Penyaluran Beras SPHP di Sumsel Baru 5 Ribu Ton, Bulog Optimistis Capai Target 44 Ribu Ton

Kaganga.com Palembang – Program penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di Sumatera Selatan (Sumsel) terus berjalan meski baru dimulai pada Juli 2025 lalu. Hingga kini, realisasinya sudah mencapai sekitar 5 ribu ton.

Pimpinan Perum Bulog Wilayah Sumsel-Babel, Mersi Windrayani, mengatakan pihaknya menargetkan distribusi beras SPHP bisa tembus 44 ribu ton hingga akhir Desember mendatang. Ia memastikan percepatan penyaluran akan terus dilakukan bersama mitra penyalur.

“Kami tetap optimistis target itu bisa dicapai. Percepatan distribusi akan terus kita dorong agar masyarakat mendapatkan beras SPHP sesuai sasaran,” ujar Mersi saat diwawancarai, Selasa (26/8/2025).

Menurutnya, mekanisme penyaluran dilakukan melalui berbagai jalur, mulai dari pasar tradisional, toko ritel modern, Rumah Pangan Kita (RPK), koperasi, hingga mitra-mitra resmi Bulog lainnya. Dengan jaringan distribusi yang luas, diharapkan beras SPHP bisa menjangkau semua lapisan masyarakat.

Selain realisasi 5 ribu ton, Bulog juga memastikan bahwa ketersediaan stok beras di gudang Sumsel sangat aman. Saat ini jumlahnya mencapai sekitar 99 ribu ton, cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga akhir tahun, baik untuk program SPHP maupun kebutuhan komersial.

“Ketersediaan stok sangat mencukupi. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir akan kekurangan beras, baik untuk program SPHP maupun penyaluran beras komersial,” tambah Mersi.

Di sisi lain, Pemerintah Provinsi Sumsel mendukung penuh upaya stabilisasi harga beras melalui program ini. Asisten II Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Setda Sumsel, Basyaruddin Akhmad, menyebut SPHP merupakan langkah konkret pemerintah agar harga beras tetap terkendali.

“Tujuan utama program ini adalah menjaga daya beli masyarakat dan mencegah lonjakan harga. Karena itu, distribusinya harus tepat sasaran sesuai peruntukan,” tegas Basyaruddin.

Ia juga menekankan pentingnya sosialisasi agar masyarakat mengetahui adanya beras SPHP yang bisa diakses dengan harga terjangkau. Publikasi, kata dia, menjadi salah satu strategi yang akan terus digencarkan pemerintah daerah bersama Bulog.

“Kami akan terus meningkatkan publikasi agar masyarakat tahu keberadaan beras SPHP ini, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh mereka yang membutuhkan,” ucapnya.

Penulis : Reza Mardiansyah
Editor : Elly

Tag : Pemprov Sumsel Penyaluran beras di

Komentar