13 Jun 2022 15:15

Proyek IPAL Sei Selayur Capai Rp21 M, Pemerintah Australia Hibahkan Rp450 M Kepada Pemkot Palembang

Proyek IPAL Sei Selayur Capai Rp21 M, Pemerintah Australia Hibahkan Rp450 M Kepada Pemkot Palembang

Kaganga.com,Palembang - Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang telah menjalankan proyek Instalansi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di Kawasan Sei Selayur sejak November 2020 dengan progres pembangunan fasilitas sudah menghabiskan dana Rp21 miliar.

 

"Fasilitas proyek sistem pengolahan limbah cair berupa barang impor untuk program Palembang City Sewerage Project (PCSP) yang terdiri dari 15 set jenis barang dengan total nilai barang senilai Rp21.219.908.612," ujar Perwakilan Bea Cukai Sumatera III, Denny Benhard, Senin (13/6/2022).

 

Dana proyek IPAL yang merupakan program PSCP berasal dari hibah Pemerintah Australia senilai Rp450 miliar. Namun Pemkot Palembang memperkirakan keseluruhan penuntasan pembangunan bisa menelan dana hingga Rp1,2 triliun. Sebab fasilitas kontruksi instalasi pengolahan air limbah dan rumah pompa didapatkan secara impor.

 

"Pemberian fasilitas impor ini, diharapkan dapat memberikan kemudahan pengurangan konsentrasi kadar limbah cair pada sungai Musi dan produksi air bersih untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Palembang," kata dia.

 

Proses pengerjaan proyek IPAL Sei Selayur di Palembang sepenuhnya dipegang oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) yang diawasi langsung oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Sumatra sebagai pengawas proyek pelaksanaan PCSP.

 

"Pengerjaan IPAL Sei Selayur dijadwalkan selesai pada akhir 2023," timpalnya.

 

Menurut Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Proyek IPAL Sei Selayur, Adhe Fadilah, pembangunan tersebut murni dari dana hibah Pemerintah Australia ke Pemkot Palembang sebagai dukungan Pemerintah Australia agar masyarakat dapat menjaga lingkungan sungai.

 

"IPAL diperuntukan untuk lingkungan yang lebih baik ke depan. Melalui pengolahan limbah yang tersistem dapat menjaga air baku Sungai Musi untuk menopang kebutuhan 2 juta masyarakat Palembang dalam melestarikan lingkungan," tambah dia

 

Sementara soal fasilitas IPAL Sei Selayur yang didatangkan impor karena alat tersebut berfungsi untuk memenuhi kebutuhan set sistem pengolahan IPAL yang berfungsi menghilangkan aroma bau pada limbah cair dalam proses pengelolaan air bersih.

 

"Progres pengerjaan IPAL Sei Selayur sudah mencapai 60 persen, dengan target akhir tahun 2023 selesai dan sudah operasional. Sedangkan mulai diuji coba akhir tahun ini," tandas dia.

 

Penulis : Ines Alkourni

Tag : Pemerintah Kota Pale

Komentar