Kaganga.com PALEMBANG – Festival perahu bidar tradisional yang menjadi salah satu rangkaian kemeriahan peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI akan digelar di Sungai Musi Palembang pada 15–17 Agustus 2025. Meski diprediksi akan menarik banyak penonton, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polrestabes Palembang memastikan tidak akan melakukan pengalihan arus lalu lintas.
Kasat Lantas Polrestabes Palembang, AKBP Finan S. Radipta, menegaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan personel untuk mengatur lalu lintas selama kegiatan berlangsung. “Benar, saat festival bidar nanti kita tidak melakukan pengalihan arus lalu lintas,” ujarnya, Rabu (13/8).
Menurut Finan, seluruh anggota Satlantas akan tetap berjaga di lapangan guna memastikan kelancaran kendaraan di sekitar lokasi acara. “Arus lalu lintas rencananya tetap berjalan normal seperti biasa. Namun, kita tetap siaga memantau kondisi di lapangan,” tegasnya.
Ia menambahkan, penyesuaian arus lalu lintas hanya akan dilakukan jika situasi di lapangan mengharuskan. Hal ini untuk mengantisipasi potensi kepadatan di titik-titik tertentu yang menjadi lokasi berkumpulnya penonton.
Kepada masyarakat yang ingin menyaksikan festival bidar, Finan mengimbau agar memanfaatkan area yang telah disiapkan panitia. “Silakan menonton dari tempat yang disediakan, jangan sampai mengganggu arus lalu lintas,” katanya.
Selain itu, bagi warga yang membawa kendaraan roda dua maupun roda empat, Finan meminta agar parkir di lokasi resmi yang sudah diatur. “Jangan memarkirkan kendaraan di sembarang tempat, apalagi di jalur yang bisa menghambat lalu lintas,” ujarnya.
Ia juga menegaskan larangan parkir maupun berhenti di atas Jembatan Ampera, Jembatan Musi IV, dan Jembatan Musi VI selama acara berlangsung. “Kami mengimbau agar masyarakat tidak memberhentikan kendaraan di atas jembatan karena dapat membahayakan diri sendiri dan pengguna jalan lain,” tutupnya.
Festival perahu bidar di Sungai Musi menjadi tradisi tahunan yang selalu menyedot perhatian warga dan wisatawan. Selain sebagai hiburan, ajang ini juga menjadi simbol semangat gotong royong dan kebanggaan masyarakat Palembang.
Penulis : Reza Mardiansyah
Editor : Elly