26 Sep 2022 15:35

Stabilkan Harga Bahan Pokok, Pemkot Palembang Gelar Pasar Murah Digital

Stabilkan Harga Bahan Pokok, Pemkot Palembang Gelar Pasar Murah Digital

Kaganga.com,Palembang - Kepala Dinas Perdagangan Kota Palembang, Raimon Lauri, mengatakan, kenaikan BBM berdampak pada ongkos kirim dari barang itu sendiri.

 

“Dari pantauan kami di pasar induk jakabaring, harga tetap stabil tetapi ongkosnya ini yang naik. Tapi kenaikan itu sepertinya ditanggung oleh distributor,” katanya.

 

Lebih lanjut dirinya menerangkan, jika ongkos kirim pasca kenaikan BBM mencapai Rp 5,5 juta untuk pengiriman dari luar Kota.

 

“Kita contohkan seperti pengiriman bawang merah, dari brebes ke Palembang yang ongkosnya Rp 4 juta jadi 5,5 juta itu ditanggung distributor. Harga tetap dijual seperti yang sebelum kenaikan BBM,” terangnya.

 

Raimon menjelaskan, tujuan diadakannya pasar murah digital ini juga sekaligus mensosialisasikan Elektronik Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD)

 

“Tujuannya mensosialisasikan ETPD, jadi mensosialisasikan layak menggunakan digital salah satunya QRIS. Jadi masyarakat dapat bertransaksi menggunakan non tunai. Tujuan selanjutnya dalam rangka menstabilkan harga bahan pokok agar tidak naik lagi. Setelah ini kita lihat dulu ada program lanjutan atau tidak, nanti akan kita buat di setiap kecamatan,” Raimon menerangkan.

 

Raimon juga menjelaskan, jika khusus beras harus menggunakan QRIS karena bersubsidi. Dan jika ada yang tidak memiliki smartphone, maka akan didampingi oleh pihak terkait.

 

“Semua QRIS bisa. Pokoknya kalau yang tidak ada maka akan ada pendampingan seperti dari bank atau dari Bulog langsung,” Raimon menerangkan.

 

Camat Sako, Amiruddin Sandy, mengucapkan terima kasih kepada Pemkot Palembang karena telah memilih Kecamatan Sako sebagai tempat pertama diadakannya pasar murah digital tersebut.

 

“Untuk Kecamatan Sako, menyiapkan 1 stand, ada beberapa UMKM yang kami tawarkan untuk ikut, ada 4 meja. Di sini ada belasan UMKM ya yang ikut terutama dari Bank terkait seperti BI dan Bank Sumsel,” kata Amir.

 

Dirinya menambahkan, untuk persiapan sudah dilakukan sejak hari Kamis Lalu.

 

“Sebelumnya sudah kita prepare sejak hari Kamis lalu, tenda juga sudah kami pasang. Jadi kami sosialisasikan pada masyarakat, jika ini akan diadakan 2 hari. Alhamdulillah baru pembukaan sudah ratusan transaksi menggunakan QRIS,” pungkasnya.  

Penulis : Ines Alkourni
Editor : Inesalk

Tag : Pemerintah Kota Pale

Komentar