6 Jan 2026 17:15

Super Flu Terdeteksi di Sumsel, Disdik Perketat Kewaspadaan di Lingkungan Sekolah

Super Flu Terdeteksi di Sumsel, Disdik Perketat Kewaspadaan di Lingkungan Sekolah

Kaganga.com PALEMBANG — Munculnya kasus Influenza A (H3N2) Subclade K atau Super Flu di Sumatera Selatan memicu langkah antisipatif dari berbagai pihak, termasuk sektor pendidikan. Pemerintah daerah menilai kewaspadaan dini perlu ditingkatkan guna mencegah meluasnya penularan, terutama di lingkungan sekolah yang memiliki intensitas interaksi tinggi.

Berdasarkan data sementara, sebanyak lima warga di Sumatera Selatan dilaporkan terpapar Super Flu. Temuan tersebut menjadi perhatian serius karena virus serupa juga telah terdeteksi di sejumlah provinsi lain di Indonesia.

Menanggapi situasi tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Selatan (Disdik Sumsel), Hj. Mondyaboni, S.E., S.Kom., M.Si., M.Pd., menginstruksikan seluruh satuan pendidikan untuk meningkatkan kewaspadaan dan memperketat pengawasan kesehatan di sekolah masing-masing.

Menurutnya, sekolah merupakan salah satu ruang publik yang berpotensi menjadi lokasi penularan apabila tidak disertai penerapan protokol kebersihan dan kesehatan yang baik. Oleh karena itu, pihaknya meminta seluruh kepala sekolah dan pengelola pendidikan untuk lebih proaktif.

“Kami telah mengimbau seluruh sekolah di Sumatera Selatan agar lebih memperhatikan kebersihan lingkungan sekolah, menerapkan pola hidup bersih dan sehat, serta aktif memantau kondisi kesehatan peserta didik maupun tenaga pendidik,” ujar Mondyaboni, Selasa (6/1/2026), di ruang kerjanya.

Ia menekankan pentingnya deteksi dini terhadap gejala flu berat. Sekolah diminta tidak mengabaikan tanda-tanda seperti demam tinggi, batuk berkepanjangan, pilek berat, hingga gangguan pernapasan pada siswa maupun guru.

“Apabila ditemukan gejala tersebut, kami sarankan yang bersangkutan tidak memaksakan diri untuk datang ke sekolah dan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat,” tegasnya.

Lebih lanjut, Disdik Sumsel akan menjalin koordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan untuk melakukan sosialisasi serta edukasi pencegahan Super Flu di lingkungan pendidikan. Langkah ini dinilai penting agar seluruh warga sekolah memiliki pemahaman yang sama terkait upaya pencegahan.

Mondyaboni berharap, dengan peningkatan kewaspadaan dan kerja sama lintas sektor, kegiatan belajar mengajar dapat tetap berlangsung aman dan kondusif tanpa menimbulkan kepanikan berlebihan di masyarakat.

Di akhir pernyataannya, Disdik Sumsel juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun tidak lengah. Penerapan perilaku hidup bersih dan sehat, seperti menjaga kebersihan diri, lingkungan, serta etika batuk dan bersin, dinilai menjadi kunci utama dalam mencegah penyebaran Super Flu, pungkasnya.

Penulis : Reza Mardiansyah
Editor : Elly

Tag : Pemprov Sumsel Virus Super Flu

Komentar