9 Ags 2025 20:45

Titik Api Meluas, BPBD Sumsel Fokuskan Pemadaman Karhutla dari Udara

Titik Api Meluas, BPBD Sumsel Fokuskan Pemadaman Karhutla dari Udara

Kaganga.com PALEMBANG – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda Kabupaten Banyuasin dan Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) memaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Selatan mengerahkan tiga unit helikopter untuk melakukan pemadaman dari udara. Langkah ini diambil karena sebagian besar titik api berada di lokasi yang sulit diakses tim darat.

Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumsel, Sudirman, menyebutkan operasi udara dilakukan secara intensif dalam beberapa hari terakhir. Hingga Sabtu (9/8/2025), tercatat sudah 89 kali water bombing dilakukan untuk menekan laju api di dua daerah tersebut.

Di Banyuasin, titik kebakaran terpantau di Desa Tanjung Menang, Kecamatan Rantau Bayur, pada lahan yang diduga akan digunakan untuk pertanian. Sementara di PALI, api membakar kawasan hutan di Kecamatan Talang Ubi.

“Di Banyuasin sudah dilakukan 67 kali pengeboman air dengan total 268 ribu liter. Sedangkan di PALI, sebanyak 22 kali atau setara 88 ribu liter air telah dijatuhkan,” ujar Sudirman.

Ia menjelaskan, pemadaman dari udara dinilai lebih efektif karena jarak tempuh menuju lokasi kebakaran cukup jauh dan akses jalannya sulit dilalui kendaraan. Selain itu, faktor cuaca panas dan angin kencang membuat api cepat membesar jika tidak segera ditangani.

“Wilayahnya sulit dijangkau, jadi memang lebih efektif memadamkan api dengan cara ini. Namun, tetap ada koordinasi dengan satgas darat untuk mencegah api menjalar ke area lain,” jelasnya.

Luas lahan terbakar di Rantau Bayur diperkirakan sudah melebihi lima hektare. Sementara di Talang Ubi, petugas masih melakukan pendataan karena area kebakaran berada di tengah hutan.

Operasi pemadaman dipastikan akan berlanjut hingga seluruh titik api padam. BPBD Sumsel bersama satgas udara dan darat terus melakukan pemantauan melalui helikopter patroli untuk memastikan tidak ada api yang kembali muncul di wilayah tersebut.

Penulis : Reza Mardiansyah
Editor : Elly

Tag : Pemprov Sumsel BPBD Sumsel

Komentar