8 Des 2025 16:00

Isu Pengalihan Mahasiswa Ramai Dibahas, POLSRI Tegaskan Tidak Ada Pemindahan Paksa

Isu Pengalihan Mahasiswa Ramai Dibahas, POLSRI Tegaskan Tidak Ada Pemindahan Paksa

Kaganga.com PALEMBANG — Meningkatnya keresahan mahasiswa dan orang tua akibat isu pengalihan ratusan mahasiswa di Politeknik Negeri Sriwijaya (POLSRI) akhirnya memaksa pihak kampus memberikan klarifikasi. Setelah beberapa hari informasi simpang siur beredar luas, POLSRI memastikan bahwa tidak ada pemindahan mahasiswa dari Jurusan Administrasi Bisnis ke Jurusan Bahasa dan Pariwisata sebagaimana dituduhkan.

Penegasan tersebut disampaikan pejabat POLSRI, Edi Aswan. Ia menyebut rumor terkait “pengalihan mahasiswa” berkembang tanpa dasar yang jelas dan tidak sesuai dengan situasi akademik sebenarnya di kampus. Menurutnya, apa yang terjadi hanyalah penyesuaian struktur kelembagaan yang telah ditetapkan oleh Ditjen Pendidikan Tinggi.

“Ini murni instruksi pusat. Ada surat lanjutan yang menegaskan bahwa Program Studi Administrasi Bisnis memang berada dalam satu kesatuan akademik di bawah Jurusan Bahasa dan Pariwisata. Jadi, bukan ada pemindahan mahasiswa, melainkan pengembangan,” jelas Edi.

Ia kemudian mengurai latar belakang perubahan tersebut. Jurusan yang kini menimbulkan polemik itu sebelumnya bernama Jurusan Bahasa Inggris. Setelah melalui proses evaluasi dan penguatan kelembagaan, jurusan tersebut berkembang menjadi Jurusan Bahasa dan Pariwisata, dengan dua program studi: Bahasa Inggris dan Usaha Perjalanan Wisata.

Edi menegaskan bahwa kebijakan ini merupakan bagian dari upaya penguatan pendidikan vokasi yang sejalan dengan arah pembangunan sektor jasa dan industri pariwisata. Karena itu, keberadaan Jurusan Administrasi Bisnis tetap dipertahankan, hanya penataannya saja yang disesuaikan dengan struktur akademik terbaru.

“Tuduhan bahwa ratusan mahasiswa dipindahkan itu tidak benar. Hal ini juga sudah dijelaskan oleh Wakil Direktur I Bidang Kemahasiswaan, Dr. Yusri,” tambahnya.

Ia juga membantah isu bahwa mahasiswa menolak perubahan tersebut. Sampai saat ini, kata Edi, tidak ada satu pun laporan protes resmi yang disampaikan mahasiswa terkait restrukturisasi tersebut. “Belum ada keluhan dari peserta didik. Tidak ada protes, tidak ada penolakan,” ujarnya.

Isu pengalihan sekitar 350 mahasiswa dari empat angkatan sempat menyebar cepat melalui grup percakapan, media sosial, dan forum mahasiswa, sehingga menimbulkan keresahan di tengah minimnya respons resmi dari pihak kampus pada tahap awal.

Setelah polemik terlanjur membesar dan menjadi perbincangan publik, barulah Wakil Direktur I Bidang Kemahasiswaan, Dr. Yusri, bersama Ketua Senat, Dr. Dicky Saprianto, memberikan penjelasan resmi untuk meluruskan informasi. Namun klarifikasi itu muncul setelah kekhawatiran mahasiswa dan orang tua terlanjur meluas di ruang publik.

Penulis : Reza Mardiansyah
Editor : Elly

Tag : POLSRI Palembang Pendidikan

Komentar