Kaganga.com PALEMBANG — Suasana lalu lintas dan aktivitas warga di kawasan pusat perbelanjaan Palembang Square (PS) Mall mendadak mencekam setelah terjadi aksi bentrok antar kelompok pemuda, Selasa (6/1/2026). Insiden yang berlangsung di ruang publik tersebut mengakibatkan satu orang mengalami luka serius akibat senjata tajam.
Peristiwa kekerasan ini terjadi di ruas jalan depan PS Mall dan sempat meluas hingga kawasan Hotel Aryaduta Palembang. Sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi panik dan berusaha menjauh untuk menghindari bentrokan yang berlangsung cukup brutal.
Aksi saling serang antar kelompok tersebut terekam kamera warga dan dengan cepat menyebar luas di media sosial, khususnya Instagram. Dalam video yang beredar, tampak sekelompok pria mengejar seorang pria lain yang mengenakan hoodie dan masker di tengah jalan.
Korban terlihat terjatuh dan dikeroyok menggunakan senjata tajam berupa pedang panjang. Akibat serangan tersebut, korban mengalami sejumlah luka dan harus segera dievakuasi untuk mendapatkan perawatan medis.
Salah satu saksi mata, Purwanto (65), mengatakan bahwa bentrokan bermula dari dua kelompok yang saling berhadapan di kawasan Hotel Aryaduta sebelum akhirnya bergerak hingga ke depan PS Mall Palembang.
“Ada dua rombongan tadi saling serang. Awalnya di depan Hotel Aryaduta, lalu lari ke arah PS Mall. Satu orang mengalami luka,” ujar Purwanto saat ditemui di lokasi kejadian.
Kapolsek Ilir Barat (IB) I Palembang, Kompol Rian Suhendi, membenarkan adanya peristiwa bentrok tersebut. Menurutnya, saat aparat kepolisian tiba di lokasi, kedua kelompok sudah membubarkan diri.
“Benar, terjadi aksi saling serang antar kelompok pemuda. Namun saat kami tiba di TKP, mereka sudah bubar,” kata Rian kepada wartawan.
Dalam penanganan awal, pihak kepolisian menerima dua bilah parang yang diamankan oleh petugas keamanan PS Mall. Barang bukti tersebut kini telah diserahkan kepada kepolisian untuk kepentingan penyelidikan.
“Sementara kami menerima dua bilah parang dari pihak satpam. Korban sudah dibawa ke RS Akagani Palembang untuk perawatan,” jelas Rian.
Berdasarkan hasil pemeriksaan rekaman CCTV di sekitar lokasi, aparat memperkirakan jumlah pelaku yang terlibat dalam bentrokan tersebut lebih dari sepuluh orang. Hingga kini, polisi masih menyelidiki motif bentrokan dan belum menerima laporan resmi dari pihak korban maupun pelaku.
“Dari rekaman CCTV, jumlahnya lebih dari 10 orang. Untuk laporan resmi belum ada dan penyebab kejadian masih kami dalami,” tutup Rian.
Bentrok Antar Kelompok Pecah di Depan PS Mall Palembang, Satu Orang Dilarikan ke Rumah Sakit
PALEMBANG — Suasana lalu lintas dan aktivitas warga di kawasan pusat perbelanjaan Palembang Square (PS) Mall mendadak mencekam setelah terjadi aksi bentrok antar kelompok pemuda, Selasa (6/1/2026). Insiden yang berlangsung di ruang publik tersebut mengakibatkan satu orang mengalami luka serius akibat senjata tajam.
Peristiwa kekerasan ini terjadi di ruas jalan depan PS Mall dan sempat meluas hingga kawasan Hotel Aryaduta Palembang. Sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi panik dan berusaha menjauh untuk menghindari bentrokan yang berlangsung cukup brutal.
Aksi saling serang antar kelompok tersebut terekam kamera warga dan dengan cepat menyebar luas di media sosial, khususnya Instagram. Dalam video yang beredar, tampak sekelompok pria mengejar seorang pria lain yang mengenakan hoodie dan masker di tengah jalan.
Korban terlihat terjatuh dan dikeroyok menggunakan senjata tajam berupa pedang panjang. Akibat serangan tersebut, korban mengalami sejumlah luka dan harus segera dievakuasi untuk mendapatkan perawatan medis.
Salah satu saksi mata, Purwanto (65), mengatakan bahwa bentrokan bermula dari dua kelompok yang saling berhadapan di kawasan Hotel Aryaduta sebelum akhirnya bergerak hingga ke depan PS Mall Palembang.
“Ada dua rombongan tadi saling serang. Awalnya di depan Hotel Aryaduta, lalu lari ke arah PS Mall. Satu orang mengalami luka,” ujar Purwanto saat ditemui di lokasi kejadian.
Kapolsek Ilir Barat (IB) I Palembang, Kompol Rian Suhendi, membenarkan adanya peristiwa bentrok tersebut. Menurutnya, saat aparat kepolisian tiba di lokasi, kedua kelompok sudah membubarkan diri.
“Benar, terjadi aksi saling serang antar kelompok pemuda. Namun saat kami tiba di TKP, mereka sudah bubar,” kata Rian kepada wartawan.
Dalam penanganan awal, pihak kepolisian menerima dua bilah parang yang diamankan oleh petugas keamanan PS Mall. Barang bukti tersebut kini telah diserahkan kepada kepolisian untuk kepentingan penyelidikan.
“Sementara kami menerima dua bilah parang dari pihak satpam. Korban sudah dibawa ke RS Akagani Palembang untuk perawatan,” jelas Rian.
Berdasarkan hasil pemeriksaan rekaman CCTV di sekitar lokasi, aparat memperkirakan jumlah pelaku yang terlibat dalam bentrokan tersebut lebih dari sepuluh orang. Hingga kini, polisi masih menyelidiki motif bentrokan dan belum menerima laporan resmi dari pihak korban maupun pelaku.
“Dari rekaman CCTV, jumlahnya lebih dari 10 orang. Untuk laporan resmi belum ada dan penyebab kejadian masih kami dalami,” tutup Rian.
Penulis : Reza Mardiansyah
Editor : Elly
Tag : Hukrim Bentrok antar kelomp