Kaganga.com PRABUMULIH — Suasana duka dan kepanikan menyelimuti warga Kelurahan Payu Putat, Kecamatan Prabumulih Barat, setelah seorang bocah perempuan berusia lima tahun dilaporkan hilang sejak Rabu (3/12/2025) sore. Hingga dua hari pencarian dilakukan, keberadaan korban masih belum diketahui.
Peristiwa itu bermula ketika bocah bernama Nabila Cantika bermain di tepi Sungai Lematang bersama teman-temannya. Pada pukul 17.00 WIB, Nabila terakhir terlihat berada di sekitar bantaran sungai sebelum kemudian menghilang tanpa jejak.
Kekhawatiran mulai muncul ketika malam tiba dan Nabila tak juga pulang. Keluarga yang resah kemudian melakukan pencarian mandiri di sekitar lokasi terakhir korban terlihat.
Saat upaya keluarga dilakukan, mereka hanya menemukan pakaian milik Nabila yang tergeletak di pinggir sungai. Temuan itu memperkuat dugaan bahwa korban terbawa arus Sungai Lematang dan tenggelam.
Kejadian tersebut langsung dilaporkan kepada pihak berwenang. Tim SAR Gabungan dari Basarnas Kantor SAR Palembang, TNI/Polri, Damkar, Tagana, FAJI, BPBD, serta masyarakat sekitar dikerahkan untuk melakukan pencarian intensif sejak Kamis hingga Jumat (5/12/2025).
Kepala Kantor SAR Palembang, Raymond Konstantin, mengatakan tim terus bekerja maksimal di lapangan. “Pencarian sudah kami lakukan sejak kemarin bersama Tim SAR Gabungan, namun hingga saat ini korban masih belum ditemukan,” ujarnya.
Dalam operasi tersebut, Tim SAR dibagi menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU). SRU 1 bergerak menyisir Sungai Lematang menggunakan perahu karet dan perahu milik warga sejauh 15 kilometer ke arah timur. Mereka juga melakukan manuver perahu untuk mengangkat benda-benda yang mungkin berada di dalam air.
“Manuver ini bertujuan menciptakan gelombang yang dapat mengangkat objek dari dasar atau dalam air, termasuk kemungkinan korban,” jelas Raymond.
Sementara itu, SRU 2 melakukan penyisiran jalur darat dengan menyisir area pinggiran sungai. Tim juga menyebarkan informasi kepada masyarakat di sepanjang aliran Sungai Lematang untuk membantu mempercepat proses pencarian.
Raymond berharap kerja sama seluruh tim dapat membuahkan hasil. “Semoga dengan berbagai upaya yang dilakukan, korban dapat segera ditemukan,” pungkasnya.
Penulis : Reza Mardiansyah
Editor : Elly