14 Sep 2015 19:00

Jelang Idul Adha, DP2K Palembang Gencar Periksa Hewan Kurban

Jelang Idul Adha, DP2K Palembang Gencar Periksa Hewan Kurban

 

Kaganga.com, Palembang - Sembilan hari jelang Hari Raya Idul Adha 1436 Hijriyah atau yang biasa dikenal dengan hari raya kurban, penjualan hewan kurban di pusat-pusat Kota Palembang terus mengalami peningkatan. Oleh karena itu, bagi masyarakat yang ingin membeli hewan kurban harus jeli dan teliti agar mendapatkan hewan yang sesuai dengan syaratnya.

Kepala Bidang Peternakan di Dinas Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan (DP2K) Kota Palembang, Novayanti menerangkan, pihaknya sudah mempunyai tim lapangan untuk mengecek para pedagang yang menjual hewan kurban di titik-titik yang menyebar di Kota Palembang.

"Tim kita, sebulan terakhir sudah mengecek ke beberapa titik tempat pedagang menjual hewan kurbannya. Ini dilakukan untun melihat kondisi hewan tersebut, sebab seperti tahun-tahun kemarin pernah ditemukan hewan kurban yang sakit dan stres. Mulai dari flu, mata berair bahkan ada yang menimbulkan cacing di ternak tersebut," ujarnya.

Oleh karena itu, pihaknya menghimbau masyarakat yang ingin membeli hewan kurban harus melihat dan menanyakan surat keterangan sehat dari DP2K. Hal tersebut untuk menjamin supaya masyarakat lebih cerdas memilih hewan kurban.

"Perlu kritis dan dipertanyakan kepada pedagang tentang surat keterangan sehat dari tim kita. Sebab, kita tidak menjamin masalah kesehatannya jika tidak terdapat surat tersebut," tegasnya.

Nova menjelaskan, setiap tahun selalu disampaikan surat edaran terkait pemeriksaan hewan kurban. Dalam hal ini, pemerintah kota (Pemkot) memperbolehkan para pedagang untuk menjual hewan ternak namun harus memenuhi ketentuan yang berlaku.

"Kita perbolehkan mereka menjual hewan kurban karena ini juga sifatnya musiman," ujarnya.

Ditambahkan Kasi Kesehatan Hewan, Suyatno mengatakan, dalam surat edaran dari Pemkot Palembang tersebut diinstruksikan agar pedagang hewan kurban menjual hewannya yang layak dan memenuhi syarat.

"Kita juga selalu memantau para pedagang hewan yang datang dari luar Palembang seperti, Ogan Ilir (OI), Banyuasin, serta Lampung yang biasanya dibeli oleh warga sini untuk menambah stok hewan. Jadi, kita terus melakukan pengecekan hingga hari-hari berikut sebelum hari raya tiba," jelasnya.

Mengenai hewan kurban yang dipasok dari para pedagang umumnya berasal dari Lampung dan juga ada dari wilayah Sumsel seperti Ogan Ilir (OI) dan Banyuasin dan sekitarnya.

"Tiap empat kecamatan memiliki tujuh tim yang ditugaskan untuk mengecek titik-titik penjualan hewan kurban. Sehingga hal ini membantu masyarakat yang menginginkan hewan sesuai syarat dan syariat Islam," pungkasnya.

Penulis : Abdullah Chonte
Editor : Riki Okta Putra

Tag : Sapi Kurban Idul Adha

Komentar