10 Apr 2016 19:55

Jelang PNLH, Walhi Kenalkan Daur Ulang Kertas

Jelang PNLH, Walhi Kenalkan Daur Ulang Kertas

Kaganga.com, Palembang - Sampah masih kerap menjadi masalah bagi masyarakat Palembang, apalagi jenis sampah yang sulit diurai seperti kertas. Karena itu, menjelang agenda Pertemuan Nasional Lingkungan Hidup (PNLH) di Palembang, Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Sumsel mengkampanyekan daur ulang sampah kertas agar lebih bermanfaaat.

Koordinator Pelaksana Kegiatan, Afek mengatakan aktivitas kampaye daur ulang kertas dilaksanakan di sekolah dan masyarakat umum. Aktivitas mendaur ulang kertas bertujuan mengajak para pelajar dan elemen sekolah serta masyarakat sekitar guna lebih peduli terhadap lingkungan, terutama mengurangi kapasitas sampah.

“Bersama anggota sahabat Walhi, beberapa sekolah dikunjungi dan dikenalkan bagaimana mengurai sampah kertas supaya lebih bermanfaat. Pilihan ke sekolah agar generasi muda memiliki kesadaran menjaga kebersihan lingkungan, terutama di sekolah dengan mengurangi kapasitas sampah kertas,”ungkap Ia kemarin.

Beberapa sekolah yang dikunjungi diantaranya sekolah menengah pertama (SMP) dan sekolah dasar (SD). Selain itu, kampaye mendaur ulang sampah juga dilaksaanakan kampaye lingkungan lainnya yang digelar di Kambang Iwak, kemarin.

Di sekolah, kata Afek, selain dijelaskan bagaimana kondisi sampah di Palembang, juga dikenalkan berbagai pengetahuan lingkungan. Hal ini bertujuan agar instansi sekolah sebagai lembaga pendidikan dapat bersama-sama dengan elemen masyarakat menjaga kebersihan lingkungan.

“Di sekolah, kami membahas soal sampah secara umum. Bagaimana, pelajar dan guru harus bisa membedakan sampah organik dan non organik. Dari pengetahuan memisahkan ini, nantinya mereka akan bisa mengelola sampah-sampah tersebut. Untuk sampah kertas, sudah juga dicontohkan proses pendaurulangannya,”terang Ia.

Selain soal sampah, Ia mengatakan kegiatan kampaye bertajuk road to school ini menjadi serangkaian kegiatan PNLH Walhi ke XII di Palembang.

Di Sekolah juga dikampayekam kerusakan hutan dan lahan (karhutla) di Sumsel tahun lalu.

Penulis : B Kurniadi
Editor : Riki Okta Putra

Tag : sampah Daur ulang Walhi Sumsel

Komentar