23 Ags 2025 19:25

Tergiur Komisi Misi Online, Dita Andini Kehilangan Rp 3 Juta

Tergiur Komisi Misi Online, Dita Andini Kehilangan Rp 3 Juta

Kaganga.com PALEMBANG, – Modus penipuan dengan iming-iming penyelesaian misi online kembali memakan korban. Kali ini seorang mahasiswi bernama Dita Andini (21), warga Jalan Hikmah Sukorejo, Kecamatan IT III, Palembang, harus merelakan uangnya raib hingga Rp 3 juta setelah terjerat bujuk rayu pelaku.

Kasus ini bermula ketika Dita berkenalan dengan seseorang yang mengaku bernama Rian Ibrahim melalui media sosial. Pelaku menjanjikan keuntungan besar jika Dita bersedia mengikuti instruksi untuk menyelesaikan sebuah misi dengan imbalan komisi.

Awalnya, korban tergiur dengan tawaran tersebut karena pelaku meyakinkan bahwa komisi akan langsung diberikan setelah misi selesai. Tanpa berpikir panjang, Dita pun menuruti arahan pelaku. Ia diminta untuk mentransfer sejumlah uang sebagai syarat agar bisa naik level dalam misi tersebut.

“Awalnya saya percaya karena dijanjikan komisi besar. Jadi saya ikuti instruksinya dan mengirim uang ke rekening pelaku,” ungkap Dita saat melapor ke Polrestabes Palembang, Sabtu (23/8/2025).

Namun, setelah uang yang ditransfer mencapai sekitar Rp 3 juta, janji komisi yang dijanjikan tak kunjung cair. Bahkan, pelaku masih terus meminta Dita untuk mengirimkan uang tambahan dengan dalih agar misi bisa diselesaikan. Saat itulah korban mulai curiga telah menjadi korban penipuan.

Merasa ditipu, Dita akhirnya melaporkan kejadian ini ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang. Ia berharap polisi segera menangkap pelaku karena diduga bukan hanya dirinya yang sudah menjadi korban modus serupa.

“Sekarang malah masih diminta untuk kirim uang lagi. Makanya saya putuskan melapor ke polisi, biar pelaku cepat ditangkap,” tambahnya.

Sementara itu, KA SPK Polrestabes Palembang, Ipda Kosasih, membenarkan adanya laporan penipuan yang diajukan korban. “Laporan sudah kami terima. Kasus ini akan ditindaklanjuti oleh Satreskrim untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut,” ujarnya.

Polisi mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap tawaran pekerjaan atau misi online yang menjanjikan keuntungan besar secara instan. Pasalnya, modus semacam ini kerap digunakan para pelaku untuk memperdaya korban dan meraup keuntungan dengan cara yang tidak sah.

Penulis : Reza Mardiansyah
Editor : Elly

Tag : Peristiwa online

Komentar