7 Ags 2015 19:20

Walhi Ingin Pemerintah Tegas Terhadap Perusahaan Penyebab Kabut Asap

Walhi Ingin Pemerintah Tegas Terhadap Perusahaan Penyebab Kabut Asap

 

Kaganga.com, Palembang - Musim kemarau panjang dan bencana kabut asap yang setiap tahun terjadi selalu membuat masyarakat Sumsel resah, Direktur Walhi Sumsel Hadi Jatmiko mengatakan, kabut asap yang terjadi merupakan akibat dari terbakarnya hutan dan lahan di Sumsel baik itu lahan perusahaan maupun lahan milik masyarakat.

"Sekarang kan sudah mulai muncul kabut asap, meski tidak terlalu pekat tetapi kabut asap yang terjadi pasti akibat kebakaran hutan di beberapa wilayah Sumsel," katanya pada Kaganga.com, Jumat (7/8/2015) pagi.

Dikatakannya, dampak dari kabut asap itu bisa membuat udara jadi tercemar yang juga mengakibatkan rusaknya sistem pernafasan dan timbul penyakit ispa.

"Hal ini harusnya jadi tanggung jawab pemerintah setempat bagaimana agar tidak terus menerus terjadi kebakaran lahan dan hutan. Selain itu juga pemerintah harus tegas memberikan sanksi kepada siapa saja yang ketahuan membakar hutan dan lahan secara sengaja, apalagi untuk keperluan membuka lahan perusahaan," terangnya.

Ia menilai, kabut asap bukan hanya dapat membahayakan kesehatan masyarakat tetapi juga dapat berdampak pada perekonomian yang merugikan suatu provinsi.

"Liat saja kalau kabut asap tebal kan bisa membuat penerbangan tertunda bahkan bisa sampai dibatalkan. Selain itu juga akibat asap bisa membuat tanaman tidak menjadi subur dan berkembang dengan baik yang juga bisa merugikan perkonomian di wilayah ini," imbuhnya.

Lanjut ia mengatakan, bukan hanya membuat peraturan pemerintah tentang larangan membakar hutan dan lahan saja. Akan tetapi pemerintah juga harus menegaskan kepada perusahaan yang dengan sengaja membakar lahan agar dapat bertanggung jawab untuk merehabilitasi lahan yang sudah terbakar dan juga ikut melakukan pemadaman apabila terjadi kebakaran di lahan sekitar perusahaan. "tuturnya.

Ia menambahkan, Walhi juga siap memberikan informasi kepada pemerintah setempat untuk data perusahaan yang membakar lahan dengan sengaja agar dapat langsung menindak tegas. "Jika dapat tindakan tegas kan mungkin akan membuat perusahaan yang bersangkutan jadi kapok untuk mengulangi perbuatan terlarang itu," jelasnya.

Pihaknya juga menghimbau kepada seluruh masayarakat agar dapat ikut tanggap dalam mengahadapi kabut asap dan musim kemarau panjang ini. "Ketika bepergian ke luar rumah, baiknya masyarakat menggunakan masker atau penutup mulut agar tidak langsung menghirup partikel yang ada pada kabut asap. Selain itu juga masyarakat harus tetap melakukan perilaku hidup bersih dan sehat agar terhindar dari segala macam penyakit," tandasnya.

Penulis : Achmad Fadhil
Editor : Riki Okta Putra

Tag : Walhi Sumsel Asap Kebakaran Lahan Tegas

Komentar