27 Jul 2025 21:20

Hobi Mancing Berujung Tragis, Angga Tewas Tenggelam di Sungai Kelekar

Hobi Mancing Berujung Tragis, Angga Tewas Tenggelam di Sungai Kelekar

Kaganga.com OGAN ILIR – Hobi memancing yang biasa menjadi kegiatan pelepas penat berakhir tragis bagi Angga (43), warga Tanjung Barangan, Kota Palembang. Ia ditemukan tewas tenggelam di Sungai Kelekar, Desa Burai, Kecamatan Tanjung Batu, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, Minggu (27/7/2025) pagi.

Peristiwa bermula saat Angga bersama empat rekannya pergi memancing menggunakan perahu getek pada Sabtu (26/7/2025) sekitar pukul 18.00 WIB. Namun nahas, di tengah perjalanan perahu mereka berpapasan dengan perahu lain yang melaju kencang dan menciptakan gelombang besar.

Gelombang tersebut menyebabkan perahu getek yang ditumpangi Angga dan teman-temannya terbalik. Seluruh penumpang jatuh ke sungai. Empat rekan Angga dan seorang juru mudi getek berhasil menyelamatkan diri dengan berenang ke tepian.

Namun malang bagi Angga, yang diketahui tidak bisa berenang. Ia sempat mencoba bertahan dengan berpegangan pada jeriken yang diberikan oleh rekannya. Sayangnya, jeriken tersebut bocor dan tidak mampu menopang tubuhnya.

Upaya penyelamatan darurat di lokasi tak membuahkan hasil. Angga terseret arus dan menghilang di kedalaman sungai. Keluarga korban dan warga sekitar pun langsung melaporkan kejadian ini ke pihak berwenang.

Operasi pencarian langsung dikoordinasikan oleh Kantor SAR Palembang. Tim SAR gabungan dibagi menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU): satu tim melakukan penyisiran menggunakan perahu karet dan perahu milik warga, sementara tim lainnya melakukan pencarian bawah air dan menyebarkan informasi ke masyarakat di sepanjang pesisir sungai.

“Sekitar pukul 09.25 WIB, korban berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dunia oleh tim penyelam, berjarak sekitar 10 meter dari titik awal kejadian,” ungkap Raymond Konstantin, S.E., selaku SAR Mission Coordinator. Korban kemudian dievakuasi ke RSUD Ogan Ilir untuk proses identifikasi dan penanganan lebih lanjut.

Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi dinyatakan selesai dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke instansi masing-masing. Operasi ini melibatkan Basarnas Palembang, TNI/Polri, BPBD Ogan Ilir, serta masyarakat setempat yang turut membantu sejak hari pertama pencarian.

Penulis : Reza Mardiansyah
Editor : Elly

Tag : Peristiwa Seputeran Kito

Komentar