31 Jul 2025 18:15

Hanya Gara-Gara Sandal, Pelajar di Palembang Dianiaya Bibinya Sendiri

Hanya Gara-Gara Sandal, Pelajar di Palembang Dianiaya Bibinya Sendiri

Kaganga.com PALEMBANG, — Perselisihan keluarga yang berujung kekerasan kembali terjadi. Seorang pelajar berusia 15 tahun, Anggini, menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh bibinya sendiri hanya karena persoalan sepele: pemakaian sandal tanpa izin.

Peristiwa mengenaskan itu terjadi pada Rabu (30/7/2025) sekitar pukul 15.00 WIB di kawasan Jalan Gub Bastari, Kelurahan 5 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I, Palembang. Saat itu, korban diketahui tengah makan di sebuah warung milik warga bernama Bik Susi.

Tanpa diduga, bibinya yang berinisial EV datang ke lokasi dan langsung memarahi Anggini di hadapan orang banyak. Dari keterangan korban kepada orang tuanya, EV naik pitam karena mendapati sandal miliknya dipakai oleh Anggini.

"Anak saya memang sempat memakai sandal bibinya, tapi sudah dikembalikan sambil meminta maaf," ujar M Ariyadi (41), ayah korban, saat melapor ke Polrestabes Palembang pada Kamis (31/7/2025).

Alih-alih menerima permintaan maaf, EV malah meluapkan amarahnya secara fisik. Ia menampar wajah korban, menarik rambutnya, hingga memukul dan menendangnya berkali-kali. Akibatnya, korban mengalami luka memar dan trauma psikis.

Merasa tidak terima dengan kejadian itu, Ariyadi memutuskan untuk membawa kasus ini ke ranah hukum. Ia melaporkan EV atas dugaan pelanggaran Undang-Undang Perlindungan Anak ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang.

“Harapan saya, pelaku segera ditindak sesuai hukum yang berlaku. Anak saya tidak hanya sakit secara fisik, tapi juga terguncang secara mental,” ungkap Ariyadi.

Sementara itu, Kepala SPKT Polrestabes Palembang, Ipda Kosasih membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan tersebut. “Laporan sudah kami terima dan akan segera ditindaklanjuti oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim,” tegasnya.

Kasus ini menambah deretan kekerasan dalam lingkup keluarga yang melibatkan anak sebagai korban. Polisi kini tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut dan memanggil para saksi untuk mengusut tuntas kejadian tersebut.

Penulis : Reza Mardiansyah
Editor : Elly

Tag : Hukrim

Komentar