Kaganga.com PALEMBANG – Aksi pencurian sepeda motor kembali terjadi di Kota Palembang. Kali ini, sebuah Honda Beat milik Hardin (34), buruh harian lepas warga Kecamatan Sako, raib digondol maling saat terparkir di kawasan 5 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I. Pelaku diduga dengan mudah membawa kabur kendaraan tersebut setelah melihat kunci kontak masih tertinggal di motor.
Tak terima atas kejadian yang menimpanya, korban akhirnya mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang guna melaporkan peristiwa pencurian tersebut agar segera ditindaklanjuti oleh pihak berwajib, Selasa (23/6/2026).
Peristiwa pencurian itu terjadi sekitar pukul 09.00 WIB di Jalan Pangeran Ratu, tepatnya di depan Depot Keripik Pisang Bik Loly, kawasan 5 Ulu. Saat itu, korban memarkirkan sepeda motor Honda Beat berwarna putih hitam dengan nomor polisi BG 5705 ADL.
Namun tanpa disadari, kunci kontak kendaraan masih tertinggal dan menempel di sepeda motor tersebut. Setelah memarkirkan kendaraan, korban masuk ke dalam rumah dengan maksud hanya sebentar.
"Awalnya saya parkir motor seperti biasa di depan. Setelah itu saya masuk ke dalam rumah. Saya tidak sadar kalau kunci motor masih tertinggal di kontak," ujar korban usai membuat laporan polisi.
Beberapa menit kemudian, korban tiba-tiba teringat bahwa kunci motornya belum dicabut. Dengan perasaan tergesa-gesa, ia langsung keluar rumah untuk mengambil kunci tersebut.
Namun setibanya di lokasi parkir, korban dibuat terkejut. Sepeda motor yang baru saja ditinggalkannya sudah tidak berada di tempat semula.
"Baru ditinggal sekitar lima menit, ketika saya keluar lagi motor sudah hilang. Saya langsung panik dan mencari ke sekitar lokasi," katanya.
Korban kemudian meminta bantuan warga sekitar dan sejumlah saksi yang berada di lokasi untuk mencari keberadaan sepeda motor tersebut. Mereka sempat menyisir beberapa ruas jalan di sekitar tempat kejadian perkara.
Sayangnya, upaya pencarian itu tidak membuahkan hasil. Pelaku diduga memanfaatkan kelengahan korban dan dengan cepat membawa kabur kendaraan tersebut sebelum diketahui pemiliknya.
"Saya bersama warga sempat mencari ke beberapa arah jalan. Kami berharap motor itu masih ada di sekitar sini, tetapi ternyata tidak ditemukan. Kemungkinan pelaku langsung kabur begitu melihat ada kesempatan," ungkapnya.
Akibat kejadian tersebut, korban mengaku mengalami kerugian yang cukup besar. Sepeda motor yang hilang merupakan kendaraan yang sehari-hari digunakannya untuk menunjang aktivitas bekerja.
"Motor itu sangat penting untuk saya bekerja dan mencari nafkah. Saya berharap pelakunya bisa segera ditangkap dan motor saya bisa ditemukan kembali," harapnya.
Diketahui, kendaraan yang hilang merupakan Honda Beat berwarna putih hitam dengan nomor polisi BG 5705 ADL. Nilai kerugian akibat pencurian tersebut diperkirakan mencapai Rp20 juta.
Merasa dirugikan, korban akhirnya memilih menempuh jalur hukum dengan melaporkan kejadian itu ke SPKT Polrestabes Palembang dan berharap motornya dapat segera ditemukan.
Sementara itu, Ka SPKT Polrestabes Palembang Iptu Sugriwa melalui Pamapta Ipda Tamia Ramadhany menyampaikan laporan korban telah diterima.
"Laporan akan segera kami teruskan ke Satreskrim Polrestabes Palembang untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut," tutupnya.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan saat memarkirkan kendaraan, termasuk memastikan kunci kontak tidak tertinggal serta menggunakan kunci pengaman tambahan guna meminimalisir risiko terjadinya pencurian.
Penulis : Reza Mardiansyah
Editor : Elly
Tag : Hukrim Motor digondong mali