Kaganga.com PALEMBANG -- Keinginan menyaksikan konser BTS Tour "Arirang" di Jakarta justru berujung kerugian bagi seorang remaja perempuan di Palembang. Korban berinisial RS (22) diduga menjadi korban penipuan setelah membeli tiket konser secara online dan kehilangan uang sebesar Rp4,4 juta.
Tak terima uangnya raib, warga Kecamatan Sukarami, Palembang itu melaporkan kejadian yang dialaminya ke Polrestabes Palembang, Kamis (12/6/2026) malam.
Di hadapan petugas piket pengaduan, RS menuturkan peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (11/6/2026) sekitar pukul 13.35 WIB saat dirinya berada di rumah.
"Memang konsernya masih lama, Pak. Karena takut tidak kebagian tiket, jadi saya langsung beli," ujarnya.
RS menjelaskan, awalnya ia melihat unggahan penjualan tiket konser BTS melalui akun TikTok @widyaindah.purwati. Tertarik dengan penawaran tersebut, ia kemudian melanjutkan komunikasi dengan penjual melalui WhatsApp.
"Saya lihat postingan penjualan tiket konser BTS di akun TikTok itu, lalu lanjut chat lewat WhatsApp," katanya.
Dalam percakapan tersebut, terlapor yang masih dalam penyelidikan mengaku memiliki tiket konser BTS dan menawarkan penjualan kepada korban. RS kemudian membeli dua tiket dengan total harga Rp4,4 juta.
"Saya beli dua tiket seharga Rp4,4 juta dan mentransfer uang ke rekening BNI atas nama Farhan Ramadhani," ungkapnya.
Namun setelah pembayaran dilakukan, korban justru diminta kembali mengirim uang tambahan sebesar Rp300 ribu sebagai biaya administrasi atau fee. Karena menolak permintaan tersebut, tiket yang dijanjikan tidak kunjung dikirim.
"Setelah transfer, dia minta uang lagi Rp300 ribu. Karena saya tidak mau kirim, tiketnya juga tidak dikirim. Makanya saya laporkan kejadian ini ke polisi," jelas RS.
Korban berharap pelaku dapat segera ditangkap dan mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Sementara itu, KA SPKT Polrestabes Palembang Iptu Sugriwa melalui anggota Pamapta, Ipda Ammar, membenarkan adanya laporan dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan berbasis elektronik yang dialami korban.
"Laporan korban sudah kami terima dan akan diteruskan ke Unit Pidsus Satreskrim Polrestabes Palembang untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut," pungkasnya.
Penulis : Reza Mardiansyah
Editor : Elly