Kaganga.com PALEMBANG — Arus mobilitas masyarakat di Sumatera Selatan dipastikan semakin lancar selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). PT Hutama Karya (Persero) membuka sejumlah ruas Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) dan satu junction strategis di Palembang secara fungsional tanpa tarif guna mengantisipasi lonjakan kendaraan.
Kebijakan ini mencakup pengoperasian Junction Palembang serta Tol Palembang–Betung Seksi 2 (Musi Landas–Pulau Rimau) yang menjadi penghubung utama antarwilayah. Pengoperasian fungsional dilakukan sebagai bagian dari strategi penguraian kemacetan di titik-titik krusial selama periode libur panjang.
Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Mardiansyah, mengatakan langkah tersebut bertujuan memberikan alternatif perjalanan yang lebih aman dan efisien bagi masyarakat. Menurutnya, peningkatan volume kendaraan selama Nataru perlu diantisipasi dengan optimalisasi infrastruktur yang telah siap digunakan.
“Pengoperasian fungsional ini kami lakukan untuk mengurai potensi kepadatan lalu lintas, sekaligus memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan. Selama masa fungsional, ruas dan junction yang dibuka belum dikenakan tarif atau gratis,” ujar Mardiansyah, Senin (22/12/2025).
Secara rinci, Hutama Karya mengoperasikan Ramp 5, Ramp 6, dan Ramp 8 di Junction Palembang sejak 16 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026. Seluruh ramp tersebut beroperasi selama 24 jam dan belum dikenakan tarif junction.
Sementara itu, Ramp 2 dan Ramp 3 yang menghubungkan Kayu Agung dengan Pemulutan, KTM Rambutan, Indralaya, dan Prabumulih telah beroperasi secara penuh dan dikenakan tarif sejak April 2025. Keberadaan ramp fungsional ini dinilai mampu mengoptimalkan distribusi arus kendaraan dari dan menuju Tol Palembang–Indralaya, Tol Indralaya–Prabumulih, serta Tol Palembang–Betung.
Selain junction, Hutama Karya juga mengoperasikan Tol Palembang–Betung Seksi 2 (Musi Landas–Pulau Rimau) secara fungsional mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026, dengan jam operasional pukul 07.00 hingga 16.00 WIB. Ruas ini diharapkan mempercepat konektivitas Palembang dengan wilayah Banyuasin dan sekitarnya.
“Dengan dibukanya ruas ini, waktu tempuh yang sebelumnya lebih dari satu jam melalui jalan nasional dapat dipangkas menjadi sekitar 30 hingga 40 menit, tergantung kondisi lalu lintas,” jelas Mardiansyah.
Meski bersifat fungsional dan terbatas, Hutama Karya memastikan seluruh infrastruktur yang dibuka telah melalui tahapan pemeriksaan keselamatan dan berada di bawah pengawasan ketat petugas. Jam operasional pun dapat berubah sewaktu-waktu sesuai diskresi pihak kepolisian.
Untuk mendukung keamanan dan kenyamanan pengguna jalan, Hutama Karya menyiagakan petugas layanan, meningkatkan patroli, memasang rambu pendukung, serta memperkuat koordinasi dengan kepolisian dan instansi terkait. Pengguna jalan diimbau mematuhi rambu lalu lintas, batas kecepatan, serta arahan petugas di lapangan.
Informasi terkini mengenai layanan Jalan Tol Trans Sumatera selama Nataru dapat diakses melalui media sosial @HutamaKaryaTollroad dan @HutamaKarya, situs resmi www.hutamakarya.com, serta aplikasi HK Toll Apps yang menyediakan pembaruan kondisi lalu lintas secara real time.
Penulis : Reza Mardiansyah
Editor : Elly