26 Mei 2026 19:25

KSP Kawal Progres Tol Palembang–Jambi, Sejumlah Kendala Lahan Jadi Sorotan

KSP Kawal Progres Tol Palembang–Jambi, Sejumlah Kendala Lahan Jadi Sorotan

Kaganga.com PALEMBANG – Kantor Staf Presiden (KSP) meninjau langsung progres pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) Ruas Palembang–Betung–Tempino–Jambi di kawasan Jembatan Musi V, Senin (25/5/2026). Dalam kunjungan itu, percepatan penyelesaian proyek serta persoalan pengadaan lahan menjadi fokus utama pembahasan.

Peninjauan lapangan dilakukan bersama sejumlah instansi terkait dan jajaran PT Hutama Karya (Persero). Selain melihat perkembangan konstruksi, agenda ini juga membahas sejumlah tantangan yang masih dihadapi dalam pelaksanaan proyek, khususnya terkait percepatan pengadaan lahan di beberapa titik pekerjaan.

Pemerintah menilai ruas tol tersebut memiliki peran vital dalam memperkuat konektivitas antarwilayah di Pulau Sumatra, terutama untuk mendukung mobilitas masyarakat dan distribusi logistik dari Sumatra Selatan menuju Jambi.

Turut hadir dalam kegiatan itu Deputi IV KSP Fadjar Dwi Wishnuwardhani, Kepala Kantor Pertanahan BPN Banyuasin Moren Naibaho, Kepala Kantor Pertanahan BPN Musi Banyuasin Rosidi, perwakilan BPN Palembang Martha, serta sejumlah Project Director PT Hutama Karya.

Deputi IV KSP Fadjar Dwi Wishnuwardhani menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawal pembangunan JTTS agar hambatan di lapangan dapat segera diselesaikan melalui koordinasi lintas sektor.

“Kami akan melaporkan perkembangan proyek beserta berbagai kendala yang masih dihadapi kepada Kepala Staf Kepresidenan. Harapannya, seluruh persoalan dapat segera ditindaklanjuti sehingga pembangunan ruas ini berjalan optimal dan memberikan dampak besar bagi masyarakat,” ujar Fadjar.

Berdasarkan data yang dipaparkan dalam peninjauan tersebut, progres konstruksi Tol Palembang–Betung sepanjang 69,2 kilometer kini telah mencapai 82,24 persen dengan pengadaan lahan sebesar 87,45 persen.

Sementara itu, progres pembangunan Tol Betung–Tempino–Jambi sepanjang 170,7 kilometer tercatat mencapai 58,34 persen, sedangkan pengadaan lahannya berada di angka 69,18 persen.

Plt Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani, menyampaikan bahwa proyek JTTS menjadi infrastruktur penting dalam memperkuat konektivitas wilayah Sumatra bagian selatan.

Menurutnya, keberadaan jalan tol tersebut nantinya diharapkan mampu mengurangi kepadatan di jalan nasional, memangkas waktu tempuh perjalanan, sekaligus memperlancar distribusi barang dan jasa antarwilayah.

“Hutama Karya terus berkomitmen menyelesaikan pembangunan JTTS secara bertahap dengan tetap mengedepankan kualitas, keselamatan, dan tata kelola proyek yang baik. Dukungan pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta instansi pertanahan sangat penting agar percepatan pembangunan berjalan sesuai rencana,” kata Hamdani.

Ke depan, ruas Palembang–Betung–Tempino–Jambi diproyeksikan menjadi salah satu koridor utama transportasi di Sumatra yang mampu membuka akses ekonomi baru, meningkatkan efisiensi logistik, serta mendorong pertumbuhan kawasan di sepanjang jalur tol.

Penulis : Reza Mardiansyah
Editor : Elly

Tag : Pemprov Sumsel KSP

Komentar