Kaganga.com PALEMBANG – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Selatan bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan terus mendorong penguatan ekonomi berbasis syariah melalui peningkatan literasi keuangan bagi pelaku usaha perempuan. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan “Sumsel Maju Berekonomi Syariah: Literasi Keuangan Syariah kepada Organisasi Wirausaha Muslimah” yang digelar di Kantor OJK Provinsi Sumatera Selatan, Palembang, Rabu (11/3/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2026 yang bertujuan meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah di masyarakat, khususnya bagi perempuan pelaku usaha.
Peserta kegiatan berasal dari berbagai organisasi perempuan di Sumatera Selatan, di antaranya TP PKK Provinsi Sumsel, Dharma Wanita Persatuan, Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Sumsel, serta sejumlah komunitas wirausaha muslimah yang memiliki peran penting dalam pemberdayaan ekonomi keluarga.
Program ini juga menjadi bagian dari kampanye SICANTIKS (Sahabat Ibu Cakap Literasi Keuangan Syariah) yang diinisiasi OJK untuk meningkatkan pemahaman perempuan dalam mengelola keuangan dan memanfaatkan produk keuangan syariah secara bijak.
Selain itu, kegiatan tersebut turut menjadi rangkaian dari Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) 1447 Hijriah yang dilaksanakan secara nasional selama momentum bulan suci Ramadan.
Kepala OJK Provinsi Sumatera Selatan, Arifin Susanto, mengatakan perempuan memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, baik di tingkat keluarga maupun masyarakat.
“Melalui kegiatan ini kami mendorong para wirausaha muslimah untuk semakin berani mengembangkan usaha secara produktif dan berkelanjutan dengan memanfaatkan berbagai produk dan layanan keuangan syariah secara tepat,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan Provinsi Sumatera Selatan, Fitriana, menilai peningkatan literasi menjadi fondasi penting dalam membangun masyarakat yang berdaya saing.
“Kami berharap kegiatan ini dapat memperkuat budaya literasi di masyarakat serta mendukung penguatan ekonomi keluarga dan pembangunan daerah,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut, peserta juga mendapatkan edukasi keuangan syariah yang disampaikan oleh Kepala Divisi Pengawasan Perilaku PUJK, Edukasi dan Pelindungan Konsumen OJK Sumsel, Asnawati, serta Deputi Pemimpin Wilayah BSI Palembang, Djoko Effendi. Materi yang diberikan meliputi konsep dasar keuangan syariah, pemanfaatan produk dan layanan keuangan syariah, serta pengelolaan keuangan usaha yang sehat dan berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, OJK bersama Pemprov Sumsel berharap para peserta dapat menjadi agen literasi keuangan syariah di lingkungan masing-masing sehingga mampu mendorong pemanfaatan produk keuangan syariah secara lebih luas serta berkontribusi dalam penguatan ekonomi daerah.
Ke depan, OJK Provinsi Sumatera Selatan bersama TPAKD akan terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan guna mengembangkan ekosistem ekonomi syariah, memperluas akses pembiayaan syariah bagi UMKM, serta meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah di masyarakat.
Penulis : Reza Mardiansyah
Editor : Elly
Tag : Pemprov Sumsel OJK Sumsel