6 Jul 2026 14:50

Sebut 10.334 Peserta Sultan Muda Jadi Modal Besar Dongkrak Ekonomi Sumsel

Sebut 10.334 Peserta Sultan Muda Jadi Modal Besar Dongkrak Ekonomi Sumsel

Kaganga.com,PALEMBANG – Program Sultan Muda terus menunjukkan perkembangan signifikan. Hingga pertengahan 2026, jumlah peserta yang terdaftar telah mencapai 10.334 orang. Gubernur Sumatra Selatan Herman Deru menyebut capaian tersebut sebagai aset terbesar daerah yang harus dipersiapkan untuk memperkuat literasi keuangan, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan menekan angka pengangguran.

"Hari ini juga disampaikan bahwa peserta Sultan Muda sudah mencapai lebih dari 10 ribu orang, tepatnya 10.334 orang yang telah terdaftar," ujar Herman Deru saat membuka Sultan Muda Fair 2026 di Kantor OJK Sumsel, Senin (6/7/2026).

Menurutnya, puluhan ribu anak muda yang telah tergabung dalam program tersebut perlu dibekali kemampuan memahami ekosistem keuangan digital yang terus berkembang agar mampu menjadi pelaku ekonomi yang tangguh.

"Hari ini kita juga mendengarkan paparan dari Pak Adi Budiarso mengenai pentingnya menyiapkan aset terbesar kita, yaitu anak-anak muda yang memahami dunia digital, khususnya yang berkaitan dengan literasi keuangan," katanya.

Deru juga mengapresiasi OJK Sumsel yang menyediakan ruang bagi pelaksanaan kegiatan Sultan Muda Fair. Menurutnya, keterlibatan OJK semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap program pembinaan tersebut.

"Dengan adanya kegiatan di sini, kepercayaan (trust) semakin terbangun karena tempat ini merupakan institusi yang sangat dipercaya dalam pengelolaan sektor keuangan," ungkapnya.

Ia optimistis keberadaan ribuan peserta Sultan Muda akan memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus menekan tingkat pengangguran di Sumatera Selatan.

"Kita berharap ke depan program Sultan Muda akan terus memberikan dampak terhadap pertumbuhan ekonomi Sumatera Selatan, dengan pertumbuhan ekonomi yang terus meningkat dan angka pengangguran yang terus menurun," ujarnya.

Sementara itu, pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengingatkan para peserta agar tidak berharap sukses secara instan. Menurutnya, membangun usaha membutuhkan proses yang harus dijalani secara bertahap.

"Jadi program Sultan Muda itu tidak berarti langsung menjadi kaya, tetapi dimulai secara bertahap," katanya.

OJK juga memastikan akan terus memberikan pendampingan kepada para peserta melalui layanan konsultasi usaha, termasuk layanan setelah jam kerja, tanpa dipungut biaya.

"Kami menyiapkan tempat konsultasi, termasuk layanan after office, sehingga mereka dapat berkonsultasi secara gratis apabila menghadapi permasalahan," pungkasnya.

Penulis : Reza Mardiansyah
Editor : Inesalk

Tag : Pemerintah Provinsi

Komentar