14 Jan 2026 16:45

Unsri Siapkan 12 Bus Kampus, Mobilitas Mahasiswa Palembang–Indralaya Dipastikan Lebih Terjamin Mulai

Unsri Siapkan 12 Bus Kampus, Mobilitas Mahasiswa Palembang–Indralaya Dipastikan Lebih Terjamin Mulai

Kaganga.com PALEMBANG — Upaya mengurai persoalan klasik transportasi mahasiswa akhirnya mendapat jawaban konkret. Universitas Sriwijaya (Unsri) memastikan akan mengoperasikan 12 unit bus kampus mulai tahun 2026 guna melayani mobilitas mahasiswa dari Kampus Palembang menuju Kampus Indralaya dan sebaliknya.

Kebijakan ini diambil menyusul tingginya ketergantungan mahasiswa terhadap transportasi umum yang selama ini dinilai belum mampu mengakomodasi kebutuhan akademik secara optimal. Keterbatasan armada bus Damri dan angkutan swasta kerap membuat mahasiswa harus berangkat lebih awal, pulang larut, bahkan berisiko terlambat mengikuti kegiatan perkuliahan.

Sekretaris Universitas Sriwijaya, Prof. Dr. Alfitri, M.Si., mengatakan pengadaan bus kampus tersebut telah menjadi keputusan pimpinan universitas dan masuk dalam alokasi anggaran tahun 2025. Saat ini, Unsri tengah mempersiapkan seluruh aspek teknis agar armada dapat beroperasi secara terjadwal pada 2026.

“Pengoperasian bus kampus ini diproyeksikan sebagai solusi jangka panjang untuk menjamin akses transportasi mahasiswa yang aman, nyaman, dan terjangkau antara Kampus Bukit Besar Palembang dan Kampus Indralaya,” ujar Alfitri.

Ia menjelaskan, jarak tempuh antarkedua kampus yang cukup jauh selama ini menjadi tantangan tersendiri, khususnya bagi mahasiswa yang tidak memiliki kendaraan pribadi. Kondisi tersebut tidak jarang berdampak pada efektivitas kegiatan akademik maupun aktivitas kemahasiswaan.

Dengan hadirnya armada bus kampus, Unsri menargetkan terciptanya sistem transportasi internal yang lebih terintegrasi. Selain meningkatkan efisiensi waktu tempuh, kebijakan ini juga diharapkan mampu menekan beban biaya transportasi mahasiswa serta meningkatkan keselamatan perjalanan.

Lebih lanjut, Alfitri menyebut pengadaan bus kampus merupakan bagian dari pembenahan menyeluruh yang dilakukan Unsri pascapenetapan sebagai Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNBH) pada akhir 2023. Status tersebut memberikan ruang otonomi lebih luas bagi universitas untuk memperkuat tata kelola dan layanan pendidikan.

“Setelah menjadi PTNBH, kami melakukan pembenahan dari hulu ke hilir, mulai dari struktur organisasi, peningkatan kualitas dosen dan tenaga kependidikan, penguatan fasilitas perkuliahan, hingga peningkatan mutu lulusan,” katanya.

Ia menegaskan, seluruh kebijakan tersebut diarahkan untuk mendorong Universitas Sriwijaya menjadi perguruan tinggi negeri yang berdaya saing internasional. Penyediaan bus kampus dinilai bukan sekadar fasilitas penunjang, melainkan bagian dari ekosistem akademik yang mendukung keberlanjutan proses belajar-mengajar.

Bagi mahasiswa, kebijakan ini menjadi harapan baru. Lebih dari sekadar sarana transportasi, bus kampus Unsri diproyeksikan sebagai wujud komitmen universitas dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang inklusif, aman, dan berpihak pada kebutuhan nyata sivitas akademika.

Penulis : Reza Mardiansyah
Editor : Elly

Tag : Pemprov Sumsel Pendidikan UNSRI

Komentar