Kaganga.com EMPAT LAWANG – Misteri hilangnya Rizky Romadon (15), remaja pemain angklung yang dilaporkan tenggelam di Sungai Musi, akhirnya terjawab. Setelah tiga hari pencarian tanpa henti, tim SAR menemukan jasad korban dalam kondisi mengapung pada Senin (26/1/2026) malam sekitar pukul 19.40 WIB.
Korban ditemukan di kawasan Desa Batu Raja Baru, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang. Lokasi penemuan tersebut berjarak sekitar 8,8 kilometer dari titik awal korban dilaporkan hanyut di Lorong Pompa, Kelurahan Tanjung Makmur.
Kepala Kantor SAR Palembang, Raymond Konstantin, mengatakan jasad korban ditemukan tersangkut di dahan pohon tumbang yang melintang di badan Sungai Musi. Kondisi arus sungai yang deras diduga mempercepat korban terbawa jauh dari lokasi awal kejadian.
“Jasad korban tersangkut pada dahan pohon tumbang di tengah sungai. Tim langsung melakukan proses evakuasi,” ujar Raymond, Selasa (27/1/2026).
Setelah berhasil dievakuasi, jasad Rizky Romadon langsung dibawa ke RSUD Empat Lawang untuk proses penanganan medis sebelum diserahkan kepada pihak keluarga yang datang dari Palembang.
Raymond menambahkan, dengan ditemukannya korban, operasi pencarian dan pertolongan resmi dihentikan. Seluruh unsur SAR yang terlibat kemudian dikembalikan ke kesatuannya masing-masing.
“Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi dinyatakan ditutup,” tegasnya.
Sebelumnya, peristiwa tragis ini terjadi pada Sabtu (24/1/2026) pagi. Rizky bersama tiga rekannya yang sama-sama berprofesi sebagai pengamen angklung, mandi di Sungai Musi usai bekerja.
Namun nahas, derasnya arus sungai tiba-tiba menyeret tubuh Rizky ke tengah sungai. Rekan-rekannya sempat berusaha menolong dengan memegang tangan korban, tetapi kuatnya arus membuat pegangan terlepas hingga korban tenggelam dan hilang terbawa arus.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap aktivitas di sungai, terutama saat kondisi arus sedang deras dan berbahaya.
Penulis : Reza Mardiansyah
Editor : Elly